|
|
|
|
|
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia (JPTI) menetapkan kriteria kepengarangan untuk memastikan bahwa setiap individu yang dicantumkan sebagai penulis artikel telah memberikan kontribusi ilmiah yang substantif serta bertanggung jawab terhadap karya yang dipublikasikan. Penetapan kepengarangan harus menjunjung tinggi prinsip integritas akademik, transparansi, akuntabilitas, dan etika publikasi ilmiah.
Setiap individu yang dicantumkan sebagai penulis artikel pada JPTI harus memenuhi seluruh kriteria berikut:
Memberikan kontribusi substantif terhadap konsepsi atau desain penelitian, pelaksanaan penelitian, pengumpulan data, analisis dan interpretasi data, atau pengembangan substansi ilmiah artikel.
Berpartisipasi dalam penyusunan naskah atau melakukan revisi kritis terhadap substansi intelektual artikel.
Memberikan persetujuan terhadap versi akhir naskah yang akan diajukan dan diterbitkan.
Bersedia bertanggung jawab atas integritas karya ilmiah serta membantu memastikan bahwa setiap permasalahan terkait keakuratan, validitas, orisinalitas, dan etika penelitian ditangani secara tepat.
Seluruh kriteria tersebut harus dipenuhi oleh setiap individu yang dicantumkan sebagai penulis. Pencantuman nama penulis tidak semata-mata didasarkan pada jabatan, kedudukan akademik, senioritas, hubungan kelembagaan, atau keterlibatan administratif dalam penelitian.
Penulis korespondensi bertanggung jawab sebagai penghubung utama antara seluruh penulis dan tim editorial JPTI selama proses pengajuan, penelaahan, revisi, hingga penerbitan artikel.
Penulis korespondensi wajib memastikan bahwa:
Seluruh penulis telah memenuhi kriteria kepengarangan dan menyetujui pengajuan naskah ke JPTI.
Urutan nama dan identitas seluruh penulis telah disepakati bersama dan dicantumkan secara benar.
Naskah yang diajukan merupakan karya ilmiah yang orisinal dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan di jurnal lain.
Seluruh komunikasi editorial, permintaan revisi, dan keputusan yang berkaitan dengan naskah disampaikan kepada penulis lainnya secara tepat.
Versi akhir artikel telah disetujui oleh seluruh penulis sebelum diterbitkan.
Penulis korespondensi tidak secara otomatis memiliki kontribusi ilmiah yang lebih besar daripada penulis lainnya. Penunjukan penulis korespondensi harus didasarkan pada kesepakatan seluruh penulis.
Urutan nama penulis harus ditentukan berdasarkan kesepakatan seluruh penulis dengan mempertimbangkan kontribusi ilmiah masing-masing terhadap penelitian dan penyusunan artikel.
Setiap perubahan pada daftar penulis, urutan kepengarangan, atau penunjukan penulis korespondensi setelah naskah diajukan harus memenuhi ketentuan berikut:
Disertai alasan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.
Mendapatkan persetujuan tertulis dari seluruh penulis yang tercantum dalam daftar kepengarangan sebelum dan sesudah perubahan.
Diajukan kepada tim editorial JPTI untuk ditinjau dan memperoleh persetujuan editor.
Perubahan kepengarangan tidak dapat dilakukan secara sepihak. Editor berhak meminta penjelasan atau dokumen pendukung apabila terdapat ketidaksesuaian, perselisihan, atau indikasi pelanggaran etika kepengarangan.
JPTI tidak memperkenankan praktik kepengarangan yang bertentangan dengan prinsip integritas akademik, termasuk:
** Gift authorship **, yaitu pencantuman nama seseorang sebagai penulis meskipun tidak memberikan kontribusi ilmiah yang memadai.
** Guest authorship **, yaitu pencantuman nama seseorang yang tidak memenuhi kriteria kepengarangan, misalnya karena jabatan, reputasi, senioritas, atau alasan kehormatan.
** Ghost authorship **, yaitu tidak dicantumkannya individu yang memberikan kontribusi substantif terhadap penelitian atau penulisan artikel tanpa alasan yang dapat dibenarkan.
Kepengarangan tanpa persetujuan, yaitu pencantuman nama seseorang sebagai penulis tanpa persetujuan yang bersangkutan atau tanpa persetujuan terhadap versi akhir naskah.
Individu yang hanya memberikan bantuan teknis, administratif, pendanaan, penyediaan fasilitas, atau dukungan umum, tetapi tidak memenuhi seluruh kriteria kepengarangan, tidak seharusnya dicantumkan sebagai penulis. Kontribusi yang relevan dapat dinyatakan dalam bagian ucapan terima kasih (Acknowledgements), dengan persetujuan individu yang bersangkutan apabila diperlukan.
JPTI mendorong penulis untuk menyampaikan pernyataan kontribusi setiap penulis secara transparan dan akurat. Pernyataan tersebut dapat menggunakan taksonomi CRediT (Contributor Roles Taxonomy) untuk mengidentifikasi peran setiap penulis dalam pelaksanaan penelitian dan penyusunan artikel.
Peran yang dapat dicantumkan meliputi:
Konseptualisasi (Conceptualization).
Metodologi (Methodology).
Perangkat lunak (Software).
Validasi (Validation).
Analisis formal (Formal Analysis).
Investigasi (Investigation).
Sumber daya (Resources).
Kurasi data (Data Curation).
Penulisan draf awal (Writing – Original Draft).
Peninjauan dan penyuntingan naskah (Writing – Review & Editing).
Visualisasi (Visualization).
Supervisi (Supervision).
Administrasi proyek (Project Administration).
Akuisisi pendanaan (Funding Acquisition).
Penulis hanya boleh mencantumkan peran yang benar-benar dilakukan. Tidak semua peran harus dicantumkan dalam setiap artikel, dan satu penulis dapat memiliki lebih dari satu peran.
Pernyataan kontribusi penulis tidak menggantikan kewajiban setiap penulis untuk memenuhi seluruh kriteria kepengarangan, menyetujui versi akhir naskah, dan bertanggung jawab atas integritas karya ilmiah yang dipublikasikan.
Seluruh penulis bertanggung jawab untuk memastikan bahwa artikel yang diajukan ke JPTI memenuhi prinsip etika penelitian dan publikasi ilmiah. Setiap penulis wajib memastikan bahwa:
Artikel merupakan karya ilmiah yang orisinal dan tidak mengandung plagiarisme, fabrikasi data, falsifikasi data, atau bentuk pelanggaran integritas akademik lainnya.
Data, metode, hasil, dan interpretasi penelitian disajikan secara jujur, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Artikel tidak sedang diajukan atau dipertimbangkan untuk diterbitkan di jurnal lain pada saat yang sama.
Seluruh sumber, referensi, data, gambar, tabel, instrumen, dan materi pihak lain yang digunakan telah diakui atau dicantumkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Potensi konflik kepentingan, dukungan pendanaan, serta informasi lain yang relevan dengan transparansi penelitian diungkapkan secara tepat.
Penelitian yang melibatkan manusia, hewan, data pribadi, atau subjek lain yang memerlukan pertimbangan etis telah memenuhi ketentuan dan persetujuan yang relevan.
Setiap penggunaan data, perangkat lunak, teknologi kecerdasan artifisial, atau alat bantu penelitian lainnya dilaporkan secara transparan apabila relevan dengan metode penelitian dan diwajibkan oleh kebijakan jurnal.
Seluruh penulis wajib bekerja sama apabila editor meminta klarifikasi, bukti pendukung, atau penjelasan mengenai kontribusi, data, metode, maupun aspek etika penelitian.
JPTI berhak meminta klarifikasi, dokumen pendukung, atau bukti lain yang relevan apabila ditemukan indikasi pelanggaran kriteria kepengarangan atau perselisihan di antara para penulis.
Dugaan pelanggaran akan ditangani secara objektif, adil, dan rahasia dengan mempertimbangkan bukti yang tersedia serta prinsip etika publikasi ilmiah. Apabila pelanggaran terbukti, JPTI dapat mengambil tindakan yang sesuai dengan tahap penerbitan dan tingkat pelanggaran, termasuk meminta koreksi daftar kepengarangan, menunda proses editorial, menolak naskah, atau melakukan koreksi maupun penarikan artikel yang telah diterbitkan sesuai dengan kebijakan jurnal.
Dengan mengajukan naskah ke JPTI, penulis menyatakan bahwa informasi kepengarangan yang diberikan adalah benar, seluruh penulis telah menyetujui pengajuan naskah dan urutan kepengarangan, serta setiap kontribusi telah dinyatakan secara jujur. Seluruh penulis juga menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab atas integritas dan isi ilmiah artikel sesuai dengan prinsip etika publikasi yang berlaku.
JPTI berkomitmen untuk menjaga integritas kepengarangan, mendorong transparansi kontribusi ilmiah, serta memastikan bahwa setiap artikel yang diterbitkan memenuhi standar etika dan akuntabilitas publikasi ilmiah.
|
|
|
|
|
Copyright © JPTI 2025
P-ISSN : 2775-4227 dan e-ISSN : 2775-4219
JPTI Terindeks Oleh :


This work is licensed under a