Deskripsi Kemampuan Komunikasi Matematis dan Pemecahan Masalah Siswa SMP setelah Penerapan Pendekatan Group Investigation
DOI:
https://doi.org/10.52436/1.jpti.1990Kata Kunci:
aritmatika sosial, kemampuan komunikasi matematis, kemampuan pemecahan masalah, pendekatan grup investigationAbstrak
Kompetensi penting yang perlu dikembangkan pada abad ke-21 yaitu kemampuan komunikasi matematis dan pemecahan masalah matematika. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pendekatan kemampuan komunikasi matematis dan pemecahan masalah matematika siswa SMP N 4 Ngaglik pada materi Aritmatika Sosial setelah diterapkan pendekatan Group Investigation (GI). Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan partisipan sebanyak 32 siswa. Pengumpulan data melalui tes tertulis, observasi, wawancara, dan dokumentasi dan divalidasi menggunakan triangulasi data. Kemampuan komunikasi matematis dan pemecahan masalah matematis siswa setelah diterapkan pendekatan GI masih tergolong rendah. Pendekatan GI berkontribusi positif pada pembelajaran materi aritmatika sosial namun belum optimal pada kedua kemampuan. Salah satu faktor dapat menjadi penyebab yaitu siswa baru pertama kali menggunakan pendekatan GI sehingga perlu penerapan yang lebih intensif dan berkelanjutan.
Unduhan
Referensi
Kemendikbudristek, “Salinan keputusan menteri pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi republik Indonesia nomor 56/M/2022 tentang pedoman penerapan kurikulum dalam rangka pemulihan pembelajaran.” Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Jakarta, Indonesia, 2022.
S. Winarni, R. Rohati, A. Kumalasari, and M. Marlina, “Analisis pengaruh disposisi matematika terhadap kemampuan komunikasi dan pemecahan masalah,” AKSIOMA J. Progr. Stud. Pendidik. Mat., vol. 10, no. 3, p. 1325, 2021, doi: 10.24127/ajpm.v10i3.3511.
E. Sari and K. Khotimah, “Implementasi problem based learning terintegrasi e-learning terhadap keterampilan komunikasi dan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SMA: studi literatur,” vol. 6, pp. 759–769, 2026.
R. Apriliana, E. E. Subekti, and M. Y. S. Wardana, “analisis kesulitan belajar siswa pada pembelajaran matematika materi pecahan dilihat dari kemampuan menyelesaikan pemecahan masalah matematika kelas IV SD Negeri 2 Tlogotunggal Kabupaten Rembang,” Inventa, vol. 5, no. 1, pp. 71–82, 2021, doi: 10.36456/inventa.5.1.a3485.
I. Tsani, S. Huda, M. Yasin, M. Syazali, W. R. Sari, and K. Jermsittiparsert, “The impact of group investigation (gi) learning models on sequence and series: a study case numerical skills analysis in islamic boarding school,” J. Phys. Conf. Ser., vol. 1467, no. 1, 2020, doi: 10.1088/1742-6596/1467/1/012030.
Y. Haryono, R. Juwita, and S. Vioni, “Analisis kesulitan dalam pemecahan masalah matematika ditinjau dari minat belajar peserta didik berdasarkan langkah polya,” AKSIOMA J. Progr. Stud. Pendidik. Mat., vol. 10, no. 2, p. 849, 2021, doi: 10.24127/ajpm.v10i2.3510.
Buyung and Sumarli, “Analisis kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal cerita berbasis kemampuan pemecahan masalah,” vol. 4, no. 2, pp. 61–66, 2021.
I. Marlissa and D. B. Widjajanti, “Pengaruh strategi REACT ditinjau dari gaya kognitif terhadap kemampuan pemecahan masalah, prestasi belajar dan apresiasi siswa terhadap matematika,” J. Ris. Pendidik. Mat., vol. 2, no. 2, pp. 186–196, 2015, doi: 10.21831/jrpm.v2i2.7333.
A. Syukriani, D. Juniati, and T. Y. E. Siswono, “Strategic competence of senior secondary school students in solving mathematics problem based on cognitive style,” AIP Conf. Proc., vol. 1868, no. August, 2017, doi: 10.1063/1.4995136.
The National Council of Teachers of Mathematics, Principles and standards for school mathematics. United States of America: The National Council of Teachers of Mathematics, Inc., 2000.
N. A. Riyanto and Amidi, “Studi literatur?: kemampuan pemecahan masalah matematis dalam model pembelajaran Connecting, Organizing, Reflecting, Extending ( CORE ),” Prism. Pros. Semin. Nas. Mat., vol. 7, pp. 261–267, 2024.
E. Siswanto and Meiliasari, “Kemampuan pemecahan masalah pada pembelajaran matematika: systematic literature review,” J. Ris. Pembelajaran Mat. Sekol., vol. 8, no. 1, pp. 45–59, 2024.
N. R. Dina and T. J. Siregar, “Desimal?: Jurnal Matematika,” Desimal J. Mat., vol. V, no. 1, pp. 31–102, 2022, doi: 10.24042/djm.
S. Marlisa and Jailani, “Pembelajaran model kooperatif tipe group investigation untuk meningkatkan komunikasi matematis, kolaborasi, dan berpikir kritis siswa,” AKSIOMA J. Progr. Stud. Pendidik. Mat., vol. 12, no. 2, pp. 2264–2273, 2023, doi: https://doi.org/10.24127/ajpm.v12i2.6005.
N. Fahradina and R. Mawardati, “Upaya peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa smp melalui model investigasi kelompok,” Al Khawarizmi J. Pendidik. dan Pembelajaran Mat., vol. 3, no. 2, p. 64, 2019, doi: 10.22373/jppm.v3i2.7352.
M. Hutama and W. Pitriyani, “Peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa smp kelas viii melalui pendekatan open ended,” J. Pembelajaran Mat. Inov., vol. 6, no. 4, pp. 1629–1636, 2023, doi: 10.22460/jpmi.v6i4.18347.
S. J. Putri and E. Z. Jamaan, “Impact of a constructivist approach on students ’ mathematical communication ability?: A quasi- experimental study,” Al-Jabar J. Pendidik. Mat., vol. 16, no. 01, pp. 83–94, 2025, doi: 10.24042/ajpm.v16i1.26137.
W. J. Creswell and J. D. Creswell, Research Design: Qualitative, Quantitative adn Mixed Methods Approaches, vol. 53, no. 9. 2018.
B. Joyce and M. Weil, “Fifth Edition Models of Teaching,” Prentice Hall India, pp. 1–479, 2003.
A. Elsa, “Analisis kemampuan pemecahan masalah dan koneksi matematika dalam learning trajectory siswa SD tingkat atas,” 2020.
G. Sibarani, M. M. Simanjorang, and Mukhtar, “Analisis kesulitan komunikasi matematis dengan penerapan pembelajaran matematika realistik di kelas X SMA,” J. Cendekia J. Pendidik. Mat., vol. 06, no. 03, pp. 3459–3468, 2022.
H. Tria na, “Penerapan model pembelajaran group investigation ( gi ) berbantuan alat peraga untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis di SMPN 1 Labuhan Deli,” J. Student Res., vol. 2, no. 1, 2024.









