Dinamika Kecerdasan Emosional Dan Motivasi Intrinsik Mahasiswa Di Era Kecerdasan Buatan (AI): Studi Literatur
DOI:
https://doi.org/10.52436/1.jpti.1926Kata Kunci:
Artificial Intelligence, Kecerdasan Emosional, Motivasi Intrinsik, Pendidikan Tinggi, Studi LiteraturAbstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena paradoks digital di mana kecerdasan buatan dalam pendidikan, di satu sisi, mendukung aktivitas akademik siswa, tetapi di sisi lain, berpotensi mengurangi motivasi intrinsik dalam belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi peran kecerdasan emosional dalam menjaga dorongan internal siswa untuk terus berkembang secara mandiri tanpa bergantung pada hasil teknologi instan. Metode penelitian yang diterapkan adalah tinjauan literatur sistematis (systematic literature review) dengan menelusuri artikel ilmiah bereputasi secara komprehensif melalui pangkalan data (database) akademik spesifik meliputi Google Scholar, Garuda (Garba Rujukan Digital), Science Direct, dan ERIC (Education Resources Information Center). Kriteria inklusi utama yang ditetapkan membatasi analisis pada artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam rentang waktu lima tahun terakhir (2021–2026), ditulis dalam bahasa Indonesia atau Inggris yang baku, memfokuskan subjek pada mahasiswa di perguruan tinggi, serta membahas irisan interaksi antarvariabel terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan buatan memiliki dampak positif berupa efisiensi akademik dan kemudahan akses informasi, tetapi juga dapat mengurangi keterlibatan kognitif dan kemampuan berpikir kritis jika digunakan secara berlebihan. Regulasi diri, kecerdasan emosional, dan motivasi intrinsik merupakan faktor penting dalam penggunaan kecerdasan buatan yang bijaksana, sehingga siswa terus menggunakannya sebagai alat pembelajaran. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan studi pendidikan mengenai keseimbangan antara teknologi dan penguatan aspek psikologis siswa.
Unduhan
Referensi
S. Hilal, Y. Yusanto, and A. Saylendra, “Kecerdasan buatan sebagai sumber motivasi: perspektif mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir,” Jurnal PIPA: Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam, vol. 5, no. 2, pp. 131–140, 2024, doi: 10.56842/jp-ipa.
P. Kurniasari, A. Mardikaningsih, and R. Sari, “Dependensi penggunaan kecerdasan buatan (AI) terhadap tugas akademik mahasiswa,” JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, vol. 4, no. 3, pp. 604–612, 2025, doi: 10.57218/jupeis.Vol4.Iss3.1801.
M. Riska and E. Rahmi, “Peran artificial intelligence dan efikasi diri dalam meningkatkan performa akademik mahasiswa,” Adragogi: Pendidikan dan Pembelajaran, vol. 5, no. 2, pp. 14–31, 2025, doi: 10.31538/adrg.v5i2.2359.
M. Ayu and N. Khasanah, “Eksistensi mahasiswa UIN Gusdur Pekalongan dalam menghadapi era disrupsi digital dan kecerdasan buatan: analisis tantangan dan peluang,” Jurnal Prophetik: Jurnal Kajian Keislaman, vol. 3, no. 2, pp. 30–37, 2025, doi: 10.35457/y6949696.
A. P. Azizah, N. Heriani, V. A. Salsabila, A. Rifki, F. I. Milandani, and A. F. Lestari, “Dampak AI yang mempengaruhi psikologis mahasiswa,” Arunika: Bunga Rampai Ilmu Komunikasi, vol. 3, no. 1, pp. 46–56, 2024, doi: 10.36782/arunika.v3i01.418.
S. Ariyani, I. Istihana, S. Sunarto, and B. Baharudin, "Kecerdasan spiritual: pengaruhnya terhadap kesadaran moral mahasiswa dalam pemanfaatan kecerdasan buatan di era digital," Jurnal Bilqolam Pendidikan Islam, vol. 6, no. 2, pp. 96-110, 2025, doi: 10.51672/jbpi.v6i2.827.
D. Arumsari, "Fenomena penggunnaan ChatGPT dalam praktik pendidikan: antara sisi positif dan negatif," JPSU: Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha, vol. 6, no. 1, pp. 70-84, 2024, doi: 10.23887/jpsu.v6i1.96086.
M. R. Bakhtiar, “Latihan berbicara Bahasa inggris berbasis kecerdasan buatan: meneliti fleksibilitas, kecemasan, dan umpan balik di kalangan mahasiswa,” Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE), vol. 4, no. 3, pp. 629–636, 2025, doi: 10.37676/mude.v4i3.8571.
M. Yassir and Saharuna, “Pengaruh artificial intelligence (AI) terhadap hasil belajar mahasiswa yang dimediasi oleh motivasi belajar dan kreativitas,” Jambura Journal of Educational Management, vol. 5, no. 1, pp. 45–54, 2024, doi: 10.37411/jjem.v5i1.2921.
M. Anjani, E. Karliani, and T. Triyani, "Pemanfaatan artificial intelligence di kalangan mahasiswa Program Studi PPKn Universitas Palangka Raya untuk menyelesaikan tugas kuliah," JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan), vol. 8, no. 4, pp. 3744-3752, 2025, doi: 10.54371/jiip.v8i4.7583.
P. A. Suryantari, A. Pratama, and D. Ridwandono, “Evaluasi penerimaan fitur ChatGPT berdasarkan motivasi intrinsik dengan pendekatan TAM,” Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia, vol. 5, no. 7, pp. 1951–1963, 2025, doi: 10.52436/1.jpti.810.
N. Ali, M. Hayati, R. Faiza, and A. Khaerah, “Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan Islam: trends, persepsi, dan potensi pelanggaran akademik,” Indonesian Journal of Islamic Religious Education (INJIRE), vol. 1, no. 1, pp. 51–66, 2023, doi: 10.63243/1sgbam44.
S. W. Milatina, D. Millah, I. Solekha, D. Indriana, dan W. Hidayat, “Pengaruh kecerdasan emosional terhadap motivasi belajar mahasiswa semester 3,” Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan, vol. 4, no. 2, 2025, doi: 10.59562/progresif.v4i2.10381.
S. Supriyadi, S. U. Haedi, and M. M. Chusni, “Inovasi pembelajaran berbasis teknologi artificial intelligence dalam pendidikan di era industry 4.0 dan society 5.0,” JPSP: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan, vol. 2, no. 2, pp. 192–198, 2022, doi: 10.23971/jpsp.v2i2.4036.
A. Prastyono, B. H. Gautama, and I. Zhafranianto, “Penggunaan chatbot artificial intelligence dan pembangunan karakter mahasiswa: Sebuah studi empiris,” Jurnal Minfo Polgan, vol. 12, no. 2, pp. 2551–2560, 2023, doi: 10.33395/jmp.v12i2.13316.
Y. Fitriyani, I. Fauzi, and M. Z. Sari, “Motivasi belajar mahasiswa pada pembelajaran daring selama pandemi Covid-19,” Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran, vol. 6, no.2, pp. 165–175, 2020, 10.33394/jk.v6i2.2654.









