Membangun Keseimbangan antara Teknologi dan Nilai karakter dalam Pendidikan Era Society 5.0
DOI:
https://doi.org/10.52436/1.jpti.2087Keywords:
instrumen non-kognitif, keterlibatan siswa, motivasi belajar, pembelajaran Bahasa Inggris, supervisi akademik, sikap belajarAbstract
Perkembangan Pendidikan di era society 5.0 memberikan pengaruh besar terhadap dunia Pendidikan. Teknologi mempermudah proses pembelajaran melalui penggunaan internet dan media digital dengan berbagai platform seperti pembelajaran berbasis online. Perkembangan teknologi juga membawa dampak signifikan seperti menurunnya interaksi sosial, munculnya budaya instan, dan kurangnya kesadaran menggunakan teknologi secara bijak. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan urgensi keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan penanaman nilai karakter khususnya disiplin, tanggung jawab, kejujuran, dan sopan santun dalam pendidikan era society 5.0. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari jurnal, buku, dan artikel ilmiah yang berkaitan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi tidak boleh menggantikan peran pendidik, melainkan di imbangi dengan model hybrid character building melalui pembiasaan etika digital terintegrasi. Simpulan praktisnya sekolah wajib menyusun kurikulum literasi digital yang mengikat demi mewujudkan lulusan yang cakap teknologi sekaligus berkomitmen moral.
Downloads
References
C. D. Glickman, S. P. Gordon, and J. M. Ross-Gordon, SuperVision and Instructional Leadership: A Developmental Approach, 10th ed. Boston, MA: Pearson, 2018.
R. C. Gardner, Motivation and Second Language Acquisition: The Socio-Educational Model. New York, NY: Peter Lang Publishing, 2010.
R. M. Ryan and E. L. Deci, “Intrinsic and extrinsic motivation from a self-determination theory perspective: Definitions, theory, practices, and future directions,” Contemporary Educational Psychology, vol. 61, p. 101860, 2020, doi: 10.1016/j.cedpsych.2020.101860.
R. C. Gardner and W. E. Lambert, Attitudes and Motivation in Second-Language Learning. Rowley, MA: Newbury House Publishers, 1972.
J. A. Fredricks, P. C. Blumenfeld, and A. H. Paris, “School engagement: Potential of the concept, state of the evidence,” Review of Educational Research, vol. 74, no. 1, pp. 59–109, 2004, doi: 10.3102/00346543074001059.
Y. R. Saleh and N. Darwis, “Research trends on students’ engagement in EFL classrooms: A literature analysis on online scientific publications from 2020–2023,” Journal of English Teaching, Linguistics and Literature, vol. 2, no. 1, pp. 45–61, 2024.
K. Situmorang, “Enhancing EFL learner engagement in large classrooms through collaborative digital platforms,” Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, vol. 17, no. 1, pp. 55–72, 2025.
R. Rokhman, “The development of a scientific-based academic supervision management model using ADDIE,” Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, vol. 16, no. 2, pp. 1187–1202, 2024.
W. R. Borg and M. D. Gall, Educational Research: An Introduction, 7th ed. Boston, MA: Allyn & Bacon, 2003.
R. M. Branch, Instructional Design: The ADDIE Approach. New York, NY: Springer, 2009.
L. Aiken, “Three coefficients for analyzing the reliability and validity of ratings,” Educational and Psychological Measurement, vol. 45, no. 1, pp. 131–142, 1985, doi: 10.1177/0013164485451012.
J. F. Hair, W. C. Black, B. J. Babin, and R. E. Anderson, Multivariate Data Analysis, 8th ed. Hoboken, NJ: Cengage Learning, 2022.









