Desain Alat Pendeteksi Bencana Longsor Di Kawasan Wisata Situ Rawa Gede Berdasarkan Analisis Deskriptif dan Sistem Informasi Geografis
DOI:
https://doi.org/10.52436/1.jpti.1612Keywords:
Kelembaban Tanah, Longsor, Mitigasi, Peringatan DiniAbstract
Keberadaan Situ Rawa Gede memberikan peluang untuk mengembangkan potensi agrowisata. Pengembangan agrowisata akan berefek bagi pertumbuhan berbagai aktivitas pendukung pariwisata seperti usaha komersial dan layanan jasa. Disisi lain dari perspektif geologi, pengembangan kawasan wisata Situ Rawa Gede perlu mempertimbangkan kondisi geologi dan geoteknik setempat. Wilayah ini berada pada zona perbukitan dengan kemiringan lereng yang relatif curam. Ditambah lagi wilayah ini didominasi oleh jenis batuan berupa andesit, breksi, dan tufa serta intensitas hujan yang cukup tinggi di kawasan tersebut. Hal ini mendatangkan risiko serius terhadap kestabilan lereng. Faktor tersebut menjadikan kawasan ini tergolong memiliki tingkat kerawanan longsor. Permasalahan yang ada adalah belum tersedianya alat pendeteksi dini bencana longsor di kawasan tersebut. Selain itu efektifitas penggunaan alat ditentukan oleh pemosisian yang tepat agar dapat berfungsi optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang desain dan menentukan lokasi penempatan alat pendeteksi dini longsor di kawasan wisata Situ Rawa Gede. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif serta penentuan zona kerentanan menggunakan analisis sistem informasi geografis. Parameter yang dianalisis meliputi kemiringan lereng, jenis tanah, satuan batuan, dan penggunaan lahan. Hasil analisis menunjukkan bahwa daerah penelitian terbagi ke dalam zona kerentanan rendah, sedang, dan tinggi, dengan zona kerentanan sedang hingga tinggi mendominasi pada bagian lereng hulu kawasan Situ Rawa Gede. Zona tersebut direkomendasikan sebagai area prioritas penempatan alat pendeteksi dini. Desain sistem alat peringatan lokal untuk memantau potensi longsor bekerja dengan mendeteksi kandungan air tanah sebagai indikator awal terhadap adanya ketidakstabilan lereng. Alat berbasiskan sensor soil moisture dan progammable logic controller dengan alasan ketahanan sistem terhadap kondisi lapangan.
Downloads
References
"Proposal Rencana Usaha Kemitraan (RUK) Pilot Inkubasi Inovasi Desa - Pengembangan Ekonomi Lokal (PIID-PEL) Agrowisata Kopi Situ Rawa Gede Desa Sirnajaya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor," in Pemerintah Desa Sirnajaya, ed, 2019.
"Kecamatan Sukamakmur dalam Angka Tahun 2019," in Pemerintah Kabupaten Bogor, ed, 2019.
I. K. Dewi, N. Waskitaningsih, L. S. Mulyawati, and G. Afdurrafik, "Pemberdayaan Bumdes Sinar Makmur di Desa Sirnajaya melalui Perancangan Kawasan Situ Rawa Gede," Rudence: Rural Development for Economic Resilience, vol. 2, no. 1, pp. 1-14, 2022.
P. Faras Yuan, "Studi Kelayakan Situ Rawa Gede Agrowisata Kopi Sebagai Daerah Tujuan Wisata di Kecamatan Sukamakmu," ed. Jakarta.
A. Iit, "PEMETAAN ZONA KERENTANAN GERAKAN TANAH SERTA KAJIAN KESTABILAN LERENG UNTUK JALUR TREK AGROWISATA," Bogor.
"Pedoman Teknis Analisis Aspek Fisik Dan Lingkungan, Ekonomi, Serta Sosial Budaya Dalam Penyusunan Rencana Tata Ruang," in Kementerian PUPR, ed, 2007.
A. A. Riansyah, "ANALISIS KESTABILAN LERENG PADA VILLA FUMIDA DESA KUTA KAMPUNG BABAKAN MEGAMENDUNG BOGOR," ed. Semarang.
J. Zhang, F. Hu, Q. Zhang, J. Wang, W. Deng, L. Zhang, and X. Shao, “Evaluation of the effects of rainfall infiltration boundaries on the stability of unsaturated soil slopes using the particle flow code,” Water, vol. 16, no. 24, 2024.
I. R. Rabani, "Analisis Perbandingan Kestabilan Lereng Jenuh dan Lereng Tidak Jenuh yang Dipengaruhi Infiltrasi Hujan= Comparative Analysis of Saturated and Unsaturated Slopes Stabilities Affected by Rainfall Infiltration," ed, 2023.
Z. D. Putri, "Analisis Kerawanan Longsor Dengan Aplikasi Sistem Informasi Geografis (Sig) Di Kabupaten Padang Pariaman," 2023.
I. Madani et al., "Analisis Spasial Tingkat Kerawanan Tanah Longsor di Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang Melalui Sistem Informasi Geografis," Jurnal Geosaintek, vol. 9, no. 2, pp. 80-87, 2023.
R. J. Sianturi, M. Nabilla, T. A. Fadila, N. Haerudin, and R. Mulyasari, "Analisis Tingkat Kerawanan Tanah Longsor di Kabupaten Lampung Utara Dengan Memanfaatkan Informasi Spasial Berbasis SIG," Indonesian Journal of Spatial Planning, vol. 6, no. 1, pp. 10-16, 2025.
S. Fitri and A. Asrizal, "Using Sensors with Internet of Things for Landslide Detection System: A Systematic Literature Review," Journal of Experimental and Applied Physics, vol. 3, no. 2, 2025.
K. Ambika, N. Alzaben, A. G. Alghamdi, and S. Venkatraman, “Integrated geotechnical and remote sensing-based monitoring of unstable slopes for landslide early warning using IoT and sensor networks,” J South Am Earth Sci, vol. 164, p. 105666, 2025.
K. Gupta and N. Satyam, “Integrating real-time sensor data for improved hydrogeotechnical modelling in landslide early warning in Western Himalaya,” Eng Geol, vol. 338, p. 107630, 2024.
C. Prakasam, R. Aravinth, S. K. Varinder, and B. Nagarajan, “Design and Development of Real-time landslide early warning system through low cost soil and rainfall sensors,” Mater Today Proc, vol. 45, pp. 5649–5654, 2021.
W. Jitsujaritwong, S. Chankhiao, H. Phumrint, and P. Rangsiwanichpong, Landslide early warning system based on microcontroller with soil moisture sensors. 2021.
(2007). Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 22/PRT/M/2007 tentang Pedoman Penataan Ruang Kawasan Rawan Bencana Longsor.
S. Aldiansyah, I. Madani, and D. S. W. Ningsih, "GIS-Based Landslide Susceptibility Mapping Using Frequency Ratio and Shannon Entropy Models in Kulawi District, Indonesia," European Journal of Forest Engineering, no. Advanced Online Publication, pp. 115-128, 2025.
A. Haddad and S. A. Salim, "IMPLEMENTASI WIRELESS SENSOR NETWORK PADA PENDETEKSI TANAH LONGSOR BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) DAN LORA," Jurnal Informatika dan Rekayasa Elektronik, vol. 8, no. 1, pp. 179-187, 2025.
M. F. Hasan, E. Sonalitha, and R. H. Romadhon, "Monitoring Early Warning System (EWS) pada bencana banjir dan tanah longsor berbasis LoRa (Long Range) RA-02," JE-UNISLA, vol. 9, no. 2, pp. 144-158, 2024.
M. Ulfah and A. S. Irtawaty, "Inovasi Peringatan Dini Tanah Longsor Dengan Pemanfaatan Sensor Hygrometer Berbasis Internet of Things Menggunakan Solar Energi Sebagai Upaya Mitigasi Bencana," Jurnal Surya Energy, vol. 9, no. 1, pp. 27-33, 2024.
M. Donnini, F. Bucci, M. Santangelo, M. Cardinali, and P. Reichenbach, "The effect of different landslide mapping approaches on the geomorphological assessment of landslide hazard," EGUsphere, vol. 2025, pp. 1-38, 2025.
K. Bhuyan et al., "Landslide topology uncovers failure movements," Nature communications, vol. 15, no. 1, p. 2633, 2024.
(1986). Pedoman Penyusunan Pola Rehabilitasi Lahan dan Konservasi Tanah.
H.-S. Yun, S.-W. Moon, and Y.-S. Seo, "Effects of Breccia and Water Contents on the Mechanical Properties of Fault-core-zone Materials: an Experimental Investigation Using Artificial Specimens," 2022.
S. Segoni, A. Rosi, D. Lagomarsino, R. Fanti, and N. Casagli, "Brief communication: Using averaged soil moisture estimates to improve the performances of a regional-scale landslide early warning system," Natural Hazards and Earth System Sciences, vol. 18, no. 3, pp. 807-812, 2018.
L. l. N. Khansa, D. A. Sabrina, B. S. C. Yostya, Y. P. Hidayat, A. B. Sekaranom, and A. A. Prabowo, "Analisis Thresholds Curah Hujan Pemicu Longsor Di Kulon Progo DIY Berdasarkan Data Komposit GSMaP Pada Periode OND Tahun 2020-2022," Megasains, vol. 15, no. 2, pp. 23-37, 2024.









