STRATEGI KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM PENERAPAN PEMBELAJARAN MENDALAM DI SD NEGERI 225 PALEMBANG

Authors

  • Syadza Izdihar Universitas PGRI Palembang
  • Nila Kusumawati Universitas PGRI Palembang
  • Nurlina Nurlina Universitas PGRI Palembang

DOI:

https://doi.org/10.52436/1.jpti.1521

Keywords:

Kepemimpinan Kepala Sekolah, Kurikulum Merdeka, Pembelajaran Mendalam

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kepemimpinan kepala sekolah dalam mendukung penerapan pembelajaran mendalam (deep learning) pada implementasi Kurikulum Merdeka di SD Negeri 225 Palembang. Kepemimpinan kepala sekolah menjadi faktor penting dalam mengarahkan strategi sekolah untuk menciptakan proses pembelajaran yang bermakna, reflektif, dan berpusat pada peserta didik sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah dan guru sebagai informan utama, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah berperan dalam mendorong penerapan pembelajaran mendalam melalui praktik kepemimpinan transformasional dan instruksional, antara lain dengan menetapkan visi pembelajaran yang jelas, memperkuat komunitas belajar guru, melaksanakan supervisi akademik yang berfokus pada peningkatan kualitas pembelajaran, serta menyediakan pelatihan dan fasilitas pendukung. Penelitian ini juga menemukan beberapa tantangan yang dihadapi guru, seperti perbedaan pemahaman terhadap konsep pembelajaran mendalam, keterbatasan fasilitas, serta kesulitan dalam mengadaptasi pendekatan pembelajaran kolaboratif dan reflektif. Untuk mengatasi tantangan tersebut, kepala sekolah melakukan pendampingan intensif, memperkuat koordinasi antar guru, serta memanfaatkan teknologi sebagai sarana pendukung pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah yang visioner, kolaboratif, dan responsif berkontribusi signifikan dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka melalui praktik pembelajaran yang lebih mendalam dan bermakna.

Downloads

Download data is not yet available.

References

L. Darling-Hammond, L. Flook, C. Cook-Harvey, B. Barron dan D. Osher, “Implication for Educational Practice of the Science of Learning and Development.,” Applied Developmental Science, 24(2), 97–140., p. https://doi.org/10.1080/10888691.2018.1537791, 2020.

M. Fullan, J. Quinn dan M. Eachen, Deep learning: Engage the world change the world., Corwin Press, 2018.

Kemendikbud, Pedoman implementasi pembelajaran mendalam dalam Kurikulum Merdeka., Kemendikbud, 2022, p. Kemendikbud.

OECD, Teachers and School Leaders as Lifelong Learners. , TALIS 2018 Results (Volume I), Paris: France: OECD Publishing, 2019.

J. Hattie dan G. M. Donoghue, “Learning strategies: a synthesis and conceptual model.,” npj Science of Learning, 1, 16013., no. https://doi.org/10.1038/npjscilearn.2016.13, 2016.

M. Priestley, S. Minty dan C. Eager, “Teacher agency in curriculum making: Agents of change and spaces for manoeuvre,” Curriculum Inquiry, 51(1), 63–81., no. https://doi.org/10.1080/03626784.2020.1869071, 2021.

P. Hallinger, Bringing context out of the shadows of leadership. Educational Management Administration & Leadership., 2018.

K. Leithwood, A. Harris dan D. Hopkins, “Seven strong claims about successful school leadership revisited.,” School Leadership & Management, 40(1), 5–22. https://doi.org/10.1080/13632434.2019.1596077, 2020.

Hasana, “Kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan inovasi pembelajaran guru,” Jurnal Manajemen Pendidikan, 10(2), 123–134., no. https://doi.org/10.33751/jmp.v10i2.5893, 2022.

N. Prianti, N. Darlina, N. Gistituati, Rusdina dan Nellitawati, “Transformasi Gaya Kepemimpinan Menuju Era Digital: Analisis Kepemimpinan Siportive dan Authentic dalam Organisasi Pendidikan,” Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah, 10(4) Desember, no. https://doi.org/10.34125/jkps.v10i4.1155, pp. 2214-2224, 2025.

M. Romdhoni, Mujiburrohman dan M. Abdullah, “Peran Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kompetensi Pedagogik pada Guru,” Al 'Ulum: Jurnal Pendidikan Islam, 4(1) Maret, no. https://jurnal.iimsurakarta.ac.id/index.php/alulum/article/download/308/229, pp. 25-34, 2024.

T. Bush dan D. Glover, “School leadership and management in education.,” Educational Management Administration & Leadership, 44(4), 611–628., 2016.

V. M. J. Robinson, Reduce change to increase improvement, Corwin Press, 2019.

E. Mulyasa, Manajemen Dan Kepemimpinan Kepala Sekolah., Jakarta: Bumi Aksara, 2022.

E. Harapan dan N. Kesumawati, “Kepemimpinan kepala sekolah dalam mengelola sumber daya sekolah,” Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisis Pendidikan, 5(1), no. https://jurnal.univpgri-palembang.ac.id/index.php/JMKSP, pp. 65-67, 2020.

A. Asmendri, “Peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan efektivitas sekolah.,” Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, Dan Supervisi Pendidikan, 6(1), 1–14., 2021.

F. Harianto dan S. Purnomo, “ Kepemimpinan kepala sekolah dalam mengimplementasikan pembelajaran abad 21 di sekolah dasar.,” Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan,7(5), 2143–2152., 2022.

R. DuFour, R. Eaker, T. Many dan M. Mattos, Learning by doing: A handbook for professional learning communities at work (3rd ed.)., Bloomington, IN: Solution Tree Press. , 2016.

A. Harris, “Distributed leadership matters: Perspectives, practicalities, and potential.,” Educational Management Administration & Leadership, 42(5), 545–554. , 2016.

E. Agustini dan R. Wibowo, “Kepemimpinan kepala sekolah dalam implementasi Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar,” Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan, 4(2), 284–295., 2020.

J. Knight, Instructional coaching: A partnership approach to improving instruction., Thousand Oaks, CA: Corwin Press., 2019.

I. Simatupang dan K. Tanu, Kepemimpinan instruksional kepala sekolah: Konsep dan praktik dalam meningkatkan mutu pembelajaran., Prenadamedia Group. , 2021.

N. S. Pratiwi dan E. Supriyadi, “Strategi kepala sekolah dalam memfasilitasi implementasi pendekatan pembelajaran inovatif.,” Jurnal Administrasi Pendidikan, 28(1), 88–98., 2021.

C. Saputri dan E. Susilowati, “Karakteristik pembelajaran mendalam (deep learning) dan implikasinya dalam pembelajaran sains di sekolah dasar.,” Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 7(2),316–328., 2022.

R. Nugroho dan S. Mutmainah, “Peran kepala sekolah dalam menciptakan iklim sekolah untuk pembelajaran mendalam.,” Jurnal Manajemen Pendidikan,10(1), 54–67. , 2021.

A. Utami, F. Anggriawan dan M. Hasyim, “Implementasi deep learning dalam pembelajaran sains di sekolah dasar.,” Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 5(1), 53–64., 2021.

S. Zulkarnain dan F. Rahmawati, “Implementasi pembelajaran mendalam (deep learning) di sekolah dasar: Studi kasus di SD Negeri Model Jakarta.,” Eduhumaniora: Jurnal Pendidikan Dasar, 14(1),115–126., 2022.

N. Lestari, N. Pratiwi, C. Kurniawan, J. Januardi, R. Aradea, M. Masnunah, N. Nurlina, A. Jaya, A. Rohmat dan D. K. Khotimah, “Kurikulum Merdeka Belajar Merujuk Pengembangan Kurikulum Abad 21 Di SMK NEGERI 1 Sungai Rotan.,” Wahana Dedikasi: Jurnal PkM Ilmu Kependidikan, 5(2), 255–266. , p. https://doi.org/10.31851/dedikasi.v5i2.8392, 2022.

Published

2026-04-01

How to Cite

Izdihar, S., Kusumawati, N. ., & Nurlina, N. (2026). STRATEGI KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM PENERAPAN PEMBELAJARAN MENDALAM DI SD NEGERI 225 PALEMBANG. Jurnal Pendidikan Dan Teknologi Indonesia, 6(3), 490-507. https://doi.org/10.52436/1.jpti.1521