Sistem Pakar Deteksi Penyakit Jantung Berbasis Forward Chaining di Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan

Authors

  • Hamdan Akbar Marzuqi Teknologi Informasi, Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta
  • Arizona Firdonsyah Teknologi Informasi, Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.52436/1.jpti.1212

Keywords:

Deteksi, Forward Chaining, jantung, penyakit, sistem pakar

Abstract

Penyakit jantung diklasifikasikan sebagai penyakit kronis yang terjadi akibat gangguan fungsi jantung guna mendistribusikan darah yang mengandung oksigen ke seluruh tubuh. Permasalahan ini seringkali tidak mendapatkan perhatian yang cukup, karena gejala awalnya dianggap sepele, sehingga penderita cenderung menunda perawatan medis hingga kondisinya menjadi parah. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk biaya pemeriksaan yang mahal, kurangnya edukasi masyarakat mengenai gejala awal penyakit jantung, dan waktu tunggu yang terkadang lama untuk antri konsultasi poli jantung. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan deteksi dini terhadap penyakit jantung melalui sistem pakar berbasis web dengan studi kasus di RS Muhammadiyah Lamongan. Metode penelitian dalam studi ini adalah Research and Development (R&D) dan hasil pengumpulan data dievaluasi menggunakan metode penalaran ForwardChaining. Penelitian ini menghasilkan sebuah sistem pakar yang mampu digunakan untuk deteksi dini penyakit jantung dengan tingkat akurasi mencapai 90,9%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sistem telah mengikuti alur rekomendasi dari pakar dengan baik, sehingga kinerja sistem pakar dinilai sesuai dan sejalan dengan logika pakar. Sistem ini berpotensi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya deteksi dini penyakit jantung, yang dapat berkontribusi dalam mengurangi angka kematian akibat penyakit jantung melalui tindakan yang lebih cepat dan tepat di Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

N. Humaira, M. Mursyid, and I. Zahran, “Kajian interaksi obat pada pasien penyakit jantung di RSUD St. Madyang Palopo,” J. Surya Med., vol. 9, no. 3, pp. 66–70, 2023, doi: 10.33084/jsm.v9i3.6469.

B. Kristinawati, B. V. Handika, A. Rizkiawan, and N. W. Mardana, “Effects of massage therapy on anxiety in heart disease patients: A systematic review,” J. Holist. Nurs. Sci., vol. 14, no. 2, pp. 390–404, 2025, doi: 10.14710/nmjn.v14i3.59086.

D. Dona, H. Maradona, and M. Masdewi, “Sistem pakar diagnosa penyakit jantung dengan metode case based reasoning (CBR),” Zo. J. Sist. Inf., vol. 3, no. 1, pp. 1–12, 2021, doi: 10.31849/zn.v3i1.6442.

M. R. Muliantino, N. Z. Qadri, E. Afriyanti, and R. Sarfika, “Self-efficacy in increasing physical activity of coronary heart disease patients: A cross-sectional study,” J. Public Health Sci., vol. 19, no. 3, pp. 371–377, 2024, doi: 10.20473/jn.v19i3.51941.

R. Sumara, S. H. Saputra, N. Mukarommah, N. A. Wibowo, F. L. Yumni, and S. Supriyanto, “Identifikasi faktor risiko kejadian penyakit jantung koroner di Rumah Sakit Umum Haji Surabaya,” J. Keperawatan Muhammadiyah, vol. 6, no. 1, pp. 242–247, 2021, doi: 10.30651/jkm.v6i1.17557.

W. H. Organization, “Cardiovascular diseases (CVDs),” 2025. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/cardiovascular-diseases-%28cvds%29?utm_source=chatgpt.com (Accessed Aug. 29, 2025).

A. Widcaksono and E. P. Silmina, “Rancang bangun sistem informasi back office aplikasi telemedicine sebagai media pembelajaran,” J. Inform. Terpadu, vol. 9, no. 2, pp. 119–125, 2023, doi: 10.54914/jit.v9i2.973.

A. Wijaya, N. Putra, and N. C. Laksmita, “Sistem pakar deteksi dini stres pada masa pandemi COVID-19 menggunakan metode forward chaining,” J. Teknol. Inf. dan Ilmu Komput., vol. 9, no. 1, pp. 11–16, 2022, doi: 10.25126/jtiik.202293789.

R. R. Al-hakim et al., “Sistem pakar untuk diagnosis penyakit tiroid dengan gejala psikologis dan etnobotani treatment,” J. Teknol. Inf. dan Ilmu Komput., vol. 9, no. 7, pp. 1–9, 2022, doi: 10.25126/jtiik.202296763.

A. Zaki, S. Defit, S. Sumijan, and R. Fauzana, “Sistem pakar menggunakan metode forward chaining untuk mendeteksi kerusakan jaringan internet (studi kasus: Layanan internet Diskominfotik Sumatera Barat),” J. Nas. Teknol. dan Sist. Inf., vol. 9, no. 3, pp. 227–236, 2023, doi: 10.25077/teknosi.v9i3.2023.227-236.

A. A. Ahmadiham, E. R. D. Leluni, R. Priskila, and V. H. Pranatawijaya, “Sistem pakar diagnosa penyakit telinga berbasis web menggunakan forward chaining,” J. Mahasiswa Tek. Inform, vol. 8, no. 3, pp. 3448-3453, 2024, doi: 10.36040/jati.v8i3.9692.

P. Rahayu, “Perancangan aplikasi diagnosa penyakit jantung menggunakan metode forward chaining,” J. SANTI - Sist. Inf. dan Tek. Inf., vol. 1, no. 3, pp. 14–24, 2023, doi: 10.58794/santi.v1i3.337.

A. Saputra, A. Eviyanti, and Y. Findawati, “Sistem pakar diagnosa penyakit kejiwaan menggunakan metode forward chaining,” JIPI J. Ilm. Penelit. dan Pembelajaran Inform., vol. 8, no. 4, pp. 1300–1313, 2023, doi: 10.29100/jipi.v8i4.4228.

T. Rachman and R. S. Pratiwi, “Sistem pakar diagnosa penyakit mata menggunakan metode forward chaining (studi kasus: RSUD Lawang),” J. Mnemon., vol. 4, no. 2, pp. 38–44, 2021, doi: 10.36040/mnemonic.v4i2.4123.

R. Y. P. Hutasoit, R. Rahmaddeni, E. Erlin, and M. K. Anam, “Implementasi metode forward chaining untuk identifikasi penyakit kulit dan alternatif penanganannya,” INOVTEK Polbeng - Seri Inform., vol. 6, no. 1, pp. 90–96, 2021, doi: 10.35314/isi.v6i1.1851.

O. Okpatrioka, “Research and development (R&D) penelitian yang inovatif dalam pendidikan,” Dharma Acariya Nusant. J. Pendidikan, Bhs. dan Budaya, vol. 1, no. 1, pp. 86–100, 2023, doi: 10.47861/jdan.v1i1.154.

M. M. Arifin and Y. B. Utomo, “Expert system to diagnose computer hardware damage using artificial neural networks,” JTECS J. Sist. Telekomun. Elektron. Sist. Kontrol Power Sist. dan Komput., vol. 1, no. 1, pp. 75–82, 2020, doi: 10.32503/jtecs.v1i1.715.

R. R. N. Fikri, I. Indera, A. Rahardi, and I. Agus, “Pengujian blackbox pada sistem informasi komunitas pecinta kucing di Bandar Lampung,” J. Tek., vol. 18, no. 1, pp. 25–34, 2024, doi: 10.5821/zenodo.105131105.

M. N. Febriyansyah, M. I. Shalahudin, and F. Septian, “Membangun sistem pakar penyakit yang dialami pada ibu hamil berbasis website menggunakan metode forward chaining,” J. Maklumatika, vol. 9, no. 1, pp. 1–12, 2022.

E. D. Sidqiyah, H. Mustafidah, M. A. Fitriani, and M. Hamka, “Pengembangan sistem pakar untuk skrining awal penderita penyakit tuberkulosis menggunakan forward chaining,” J. Inform. J. Pengemb. IT, vol. 10, no. 2, pp. 348–358, 2025, doi: 10.30591/jpit.v10i2.8621.

B. B. A. Candra, “Sistem pakar untuk mendiagnosa kanker leher rahim dengan metode forward chaining,” J. Media Infotama, vol. 20, no. 1, pp. 139–147, 2024, doi: 10.37676/jmi.v20i1.5251

D. A. Nawangnugraeni, “Sistem pakar berbasis Android untuk diagnosis diabetes melitus dengan metode forward chaining,” Komputika J. Sist. Komput., vol. 10, no. 1, pp. 28–36, 2021, doi: 10.34010/komputika.v10i1.3553.

Published

2026-01-12

How to Cite

Marzuqi, H. A., & Firdonsyah, A. . (2026). Sistem Pakar Deteksi Penyakit Jantung Berbasis Forward Chaining di Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan. Jurnal Pendidikan Dan Teknologi Indonesia, 5(12), 3630-3643. https://doi.org/10.52436/1.jpti.1212