https://jpti.journals.id/index.php/jpti/issue/feed Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia 2026-08-21T21:29:01+07:00 JPTI jptijournals@gmail.com Open Journal Systems <h1><strong>Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia</strong></h1> <p><strong>Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia (JPTI)</strong> merupakan Jurnal Ilmiah Nasional yang menerbitkan artikel hasil penelitian dan gagasan ilmiah* dari Dosen, Peneliti, Praktisi, dan Guru dari seluruh Indonesia dan Mancanegara.</p> <p><strong>Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia (JPTI)</strong> terbit setiap bulan (12 kali dalam setahun). JPTI terdaftar di BRIN dengan P-ISSN : <a href="http://issn.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1612334629&amp;1&amp;&amp;2021">2775-4227</a> dan E-ISSN : <a href="http://issn.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1612334869&amp;1&amp;&amp;2021">2775-4219</a></p> <p><strong>Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia (JPTI) </strong>memiliki fokus dan ruang lingkup yang terdiri dari</p> <ol> <li>Lingkup Teknologi : bidang keteknikan (Teknik Informatika, Teknik Elektro, Teknik Arsitektur, Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Industri, Teknik Geologi, Teknik Kimia, Teknik Perkapalan, dll), Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, serta Teknologi kesehatan.</li> <li>Lingkup pendidikan : Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Pendidikan Usia Dini, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah, Pendidikan Tinggi, Pendidikan Karakter, Pendidikan Non formal, Pendidikan Informal, Pendidikan Inklusi, dan Pendidikan Khusus lainnya (Kebencanaan, Komunitas, Anti Korupsi, Bela Negara, dll).</li> </ol> <table border="0"> <tbody> <tr> <td colspan="3"><strong>Informasi Jurnal</strong></td> </tr> <tr> <td width="150">Nama</td> <td>:</td> <td>Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia</td> </tr> <tr> <td>Nama Pendek</td> <td>:</td> <td>JPTI</td> </tr> <tr> <td>Kependekan</td> <td>:</td> <td><em>Jur. Pend. &amp; Tekn. Ind. (JPTI)</em></td> </tr> <tr> <td>Frekuensi Terbit</td> <td>:</td> <td>Setiap Bulan</td> </tr> <tr> <td>Indexing</td> <td>:</td> <td>Portal Garuda, Google Scholar, Dimensions, Crossref, ISJD</td> </tr> <tr> <td>DOI</td> <td>:</td> <td>https://doi.org/10.52436/1.jpti.IDPaper</td> </tr> <tr> <td>P-ISSN</td> <td>:</td> <td><a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1612334629"><strong>2775-4227</strong></a></td> </tr> <tr> <td>e-ISSN</td> <td>:</td> <td><a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1612334869"><strong>2775-4219</strong></a></td> </tr> <tr> <td>Author Fees / APC </td> <td>:</td> <td>Rp 300.000,00</td> </tr> <tr> <td valign="top">Scope</td> <td valign="top">:</td> <td>Artikel Penelitian bidang Pendidikan dan Teknologi/Keteknikan</td> </tr> </tbody> </table> <p><iframe style="border: 0px #ffffff none;" src="https://author.my.id/widget/statistik.php?sinta=12376&amp;gs=FhHJZ7cAAAAJ&amp;sc=11" name="statistik" width="100%" height="250px" frameborder="0" marginwidth="0px" marginheight="0px" scrolling="no"></iframe></p> <h1><br /><br /></h1> https://jpti.journals.id/index.php/jpti/article/view/2323 KLASIFIKASI PERSETUJUAN PINJAMAN MENGGUNAKAN ENSEMBLE SMOTEENN DAN BALANCED BAGGING BERBASIS DECISION TREE PADA LOAN RISK PREDICTION DATASET 2026-07-20T08:41:50+07:00 Rosa Nur Aliana Sawafi alinxyz@student.telkomuniversity.ac.id Ika Wida Nuragustin ikawidanuragustin@student.telkomuniversity.ac.id <p>Klasifikasi persetujuan pinjaman pada sistem credit scoring merupakan permasalahan penting dalam industri keuangan, terutama pada kondisi data tidak seimbang (<em>imbalanced dataset</em>) yang menyebabkan model cenderung bias terhadap kelas mayoritas sehingga menurunkan kemampuan mendeteksi calon peminjam berisiko. Penelitian terdahulu umumnya menerapkan teknik <em>resampling </em>atau <em>ensemble learning </em>secara terpisah, sedangkan integrasi keduanya pada <em>loan risk prediction dataset </em>masih jarang dikaji. Penelitian ini mengusulkan kombinasi <em>hybrid resampling </em>SMOTEENN dan <em>Balanced Bagging Classifier </em>berbasis <em>Decision Tree </em>yang menggabungkan penyeimbangan pada tingkat data dan algoritma dalam satu kerangka kerja. Kontribusi utama penelitian dibuktikan melalui tujuh skenario <em>ablation </em>yang menunjukkan bahwa kedua pendekatan saling melengkapi dan menghasilkan performa lebih stabil dibandingkan penerapan parsial maupun model tunggal. Evaluasi menggunakan metrik <em>Accuracy, Precision, Recall, Specificity, F1-score, G-Mean, </em>dan <em>AUC-ROC</em>, dengan <em>F1-score </em>sebagai indikator utama karena lebih representatif untuk data tidak seimbang. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa kombinasi SMOTEENN dan <em>Balanced Bagging Classifier </em>mencapai <em>F1-score </em>tertinggi sebesar 0,9054 dengan precision 0,9393, serta kemampuan paling stabil dalam menekan kesalahan klasifikasi pada kedua kelas. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi teknik <em>resampling </em>dan <em>ensemble learning </em>efektif meningkatkan performa klasifikasi pada data persetujuan pinjaman yang tidak seimbang.</p> 2026-08-26T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 https://jpti.journals.id/index.php/jpti/article/view/1529 Klasifikasi Berita Hoaks Berbahasa Indonesia Menggunakan Algoritma Machine Learning dan Model Transformer 2026-03-20T06:58:15+07:00 Lyvia Valentina valentinalyvia@gmail.com Msy Anggita Shafira msyanggitashafira1@gmail.com Ken Ditha Tania kenya.tania@email.com Ahmad Rifai rifai.bae@email.com <p>Peningkatan penyebaran informasi digital di Indonesia yang turut memperbesar risiko beredarnya berita hoaks dan disinformasi yang dapat memicu keresahan serta polarisasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem klasifikasi berita hoaks otomatis serta membandingkan performa algoritma <em>Machine Learning</em> klasik dengan model berbasis transformer. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan dataset dari TurnBackHoax.id sebagai sumber berita hoaks serta AntaraNews, Kompas, dan Detik.com sebagai sumber berita faktual, dilanjutkan dengan pra-pemrosesan teks, ekstraksi fitur menggunakan <em>Term Frequency–Inverse Document Frequency </em>(TF-IDF), serta <em>fine-tuning </em>model IndoBERT. Model yang diuji meliputi <em>Support Vector Machine </em>(SVM), <em>Random Forest</em>, dan IndoBERT, dengan evaluasi menggunakan metrik <em>Accuracy</em>, <em>Precision</em>, <em>Recall</em>, dan <em>Macro F1-Score</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IndoBERT memberikan performa terbaik dengan akurasi sebesar 99,38% dan <em>Macro F1-Score</em> sebesar 0,99, diikuti oleh SVM dengan akurasi 98,04% dan <em>Random Forest</em> sebesar 97,09%. Keunggulan IndoBERT terletak pada kemampuannya dalam menangkap konteks semantik bahasa secara lebih mendalam dibandingkan pendekatan berbasis frekuensi. Meskipun demikian, SVM tetap menunjukkan performa yang kompetitif dengan kompleksitas komputasi yang lebih rendah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model transformer IndoBERT merupakan pendekatan paling efektif untuk klasifikasi berita hoaks berbahasa Indonesia, sementara algoritma <em>Machine Learning</em> klasik tetap relevan sebagai alternatif pada lingkungan dengan keterbatasan sumber daya komputasi.</p> 2026-08-21T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 https://jpti.journals.id/index.php/jpti/article/view/1609 Rasionalitas Filsafat di Era Kecerdasan Buatan: Menjaga Refleksi Manusia di Tengah Algoritma 2026-04-23T09:39:42+07:00 Chrisnasius Djaga djagachris@gmail.com <p>Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa perubahan signifikan dalam cara manusia berinteraksi, bekerja, dan memahami dunia di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan analisis filosofis mengenai peran dan batasan AI dalam kehidupan manusia, khususnya terkait refleksi moral, etika, dan nalar kritis. Tujuan lainnya adalah merumuskan prinsip-prinsip filsafati yang dapat digunakan sebagai kompas dalam memanfaatkan AI secara bertanggung jawab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber ilmiah seperti jurnal, buku, dan artikel akademik yang relevan dengan isu kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), filsafat ilmu, dan etika teknologi. Kajian ini menunjukkan bahwa kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa perubahan signifikan dalam cara manusia memproduksi pengetahuan, berpikir, dan mengambil keputusan. AI unggul dalam aspek komputasi, analisis data, dan efisiensi pemrosesan informasi, namun tetap terbatas pada ranah teknis tanpa kemampuan memahami makna, kesadaran, dan nilai etis. Kajian ini menegaskan bahwa filsafat berfungsi sebagai kompas etis dan epistemologis dalam pemanfaatan AI agar perkembangan teknologi tetap selaras dengan nilai-nilai kemanusiaan.</p> 2026-08-21T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 https://jpti.journals.id/index.php/jpti/article/view/1676 Analisis Efektivitas Pembelajaran Adaptif Berbasis Artificial Intelligence terhadap Hasil Belajar, Keterlibatan, dan Kompetensi Analitis Mahasiswa Perbankan Syariah 2026-04-22T10:38:48+07:00 Husni Mubarok husni.hub@bsi.ac.id Akhris Fuadatis Sholikha akhrisfuadatis@uinsaizu.ac.id <p>Transformasi digital dalam pendidikan tinggi menuntut pengembangan model pembelajaran yang mampu meningkatkan hasil belajar, keterlibatan mahasiswa, dan kompetensi analitis secara lebih efektif. Namun, pembelajaran Perbankan Syariah masih didominasi oleh pendekatan konvensional yang kurang mengakomodasi perbedaan kebutuhan, kemampuan, dan kecepatan belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pembelajaran adaptif berbasis <em>Artificial Intelligence (AI Adaptive Learning)</em> terhadap hasil belajar, keterlibatan mahasiswa, dan kompetensi analitis mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research terhadap 75 mahasiswa yang mengikuti pembelajaran berbasis <em>AI Adaptive Learning</em>. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dokumentasi hasil belajar, serta aktivitas <em>Learning Management System (LMS)</em>, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI Adaptive Learning berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar mahasiswa dengan nilai t sebesar 5,912 dan signifikansi 0,000. Keterlibatan mahasiswa juga berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar dengan nilai t sebesar 4,964 dan signifikansi 0,000. Secara simultan, <em>AI Adaptive Learning</em> dan keterlibatan mahasiswa berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar dengan nilai F sebesar 48,276 dan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,573 menunjukkan bahwa 57,3% variasi hasil belajar dapat dijelaskan oleh model penelitian. Selain itu, terjadi peningkatan nilai rata-rata mahasiswa dari 71,4 menjadi 86,7 serta peningkatan kompetensi analitis dalam menyelesaikan kasus pembiayaan dan akad syariah. Penelitian ini membuktikan bahwa <em>AI Adaptive Learning</em> merupakan inovasi pembelajaran yang efektif untuk mendukung transformasi pendidikan perbankan syariah yang lebih personal, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan industri keuangan syariah digital.</p> 2026-08-21T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 https://jpti.journals.id/index.php/jpti/article/view/1814 Pengaruh Penggunaan Media Puzzle Digital terhadap Minat Belajar IPA pada Materi Sistem Peredaran Darah Manusia Bagi Siswa Kelas V Sekolah Dasar di Kabupaten Yahukimo 2026-06-01T16:00:41+07:00 Dwi Arifiani dwiarifiani1981@gmail.com Ruffi Ruffi ruffi.adibuana@gmail.com <p>Rendahnya minat belajar IPA siswa sekolah dasar, khususnya pada materi Sistem Peredaran Darah Manusia, masih menjadi tantangan dalam proses pembelajaran di daerah 3T seperti Kabupaten Yahukimo. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya penggunaan media pembelajaran berbasis digital yang mampu meningkatkan keterlibatan dan ketertarikan siswa dalam mengikuti pembelajaran.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media <em>puzzle digital</em> terhadap minat belajar IPA siswa kelas V sekolah dasar pada materi Sistem Peredaran Darah Manusia di Kabupaten Yahukimo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu <em>(quasi experimental research)</em> dan desain <em>Nonequivalent Control Group Design</em>. Sampel penelitian terdiri atas 50 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 25 siswa kelas eksperimen dan 25 siswa kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket minat belajar, dan dokumentasi. Instrumen penelitian menggunakan angket skala <em>Likert</em> yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya dengan bantuan IBM SPSS Statistics 26. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan <em>Independent Sample t-test</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata minat belajar siswa pada kelas eksperimen meningkat dari 63,24 menjadi 86,40 setelah penggunaan media <em>puzzle digital</em>, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 61,88 menjadi 70,16. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 &lt; 0,05 dan nilai t_hitung sebesar 8,217, sehingga terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan media <em>puzzle digital</em> terhadap minat belajar IPA siswa sekolah dasar. Media <em>puzzle digital</em> terbukti mampu menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, menarik, dan menyenangkan sehingga siswa lebih aktif, fokus, dan antusias selama proses pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, media <em>puzzle digital</em> dapat dijadikan sebagai alternatif media pembelajaran inovatif untuk meningkatkan minat belajar IPA siswa sekolah dasar, khususnya di daerah 3T seperti Kabupaten Yahukimo.</p> 2026-08-21T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 https://jpti.journals.id/index.php/jpti/article/view/1865 Analisa Pengaruh Pemasangan Interceptor Terhadap Hambatan Kapal Crew Transfer Melalui Simulasi Computational Fluid Dynamic 2026-06-01T22:15:13+07:00 Eko Prayetno ekoprayetno@umrah.ac.id Eriyantoro eriyantoro29@gmail.com Anton Hekso Yunianto a.hekso@umrah.ac.id <p>Peningkatan ladang eksplorasi lepas pantai yang semakin menjamur, membuat kebutuhan moda transportasi laut yang super efisien ikut meroket. Kuncinya cuma satu yaitu dengan mengurangi hambatan pada lambung kapal. Langkah ini sangat krusial demi menekan biaya operasional sekaligus menghemat bahan bakar. Salah satu trik paling murah meriah adalah memodifikasi area transom memakai sistem interceptor. Hidrodinamika kapal bisa langsung naik kelas tanpa perlu repot-repot membongkar struktur utama lambung aslinya. Penelitian ini sengaja mengulik dan membandingkan total hambatan serta karakter gaya angkat dinamis pada kapal crew transfer, baik saat kondisi tanpa interceptor maupun ketika dipasangi pelat interceptor pada bagian buritan. Pengujian dilakukan lewat simulasi digital berbasis Computational Fluid Dynamics (CFD), sedangkan model geometri 3D kapal dirancang menggunakan software CAD. Ada tiga konfigurasi yang dianalisis secara runtut: tanpa interceptor, posisi interceptor 50% (h = 25 mm), dan interceptor 100% (h = 50 mm). Semuanya dioperasionalkan pada kecepatan dinas 26, 28, dan 30 knot. Dari data simulasi, pelat interceptor terbukti ampuh mengurangi hambatan kapal (drag) secara konsisten. Di sisi lain, gaya angkat pada buritan juga melonjak drastis. Saat dioperasionalkan pada kecepatan di 30 knot, setelan pelat 100% keluar sebagai jawaranya dengan performa paling optimal. Hambatan total kapal berkurang sebesar 11,61% dan gaya angkat buritan kapal meroket hingga 137,64%. Bahkan saat berjalan di kecepatan 26 knot pun, pelat yang keluar penuh tetap bisa mengurangi hambatan kapal sampai 6,20% sekaligus mendongkrak gaya angkat hingga 131,98%.</p> 2026-08-26T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 https://jpti.journals.id/index.php/jpti/article/view/1977 Efektivitas Pemanfaatan AI Chatbot dalam Mendukung Penulisan Akademik Mahasiswa Teknologi Pendidikan 2026-06-01T23:18:53+07:00 Indhy Sukma Wardhani 25112104058@mhs.unesa.ac.id Nindya Az-zahra 25112104048@mhs.unesa.ac.id Fahriati Dian Nur Arifah 25112104050@mhs.unesa.ac.id Aulia Luthfi Ramadhani 25112104037@mhs.unesa.ac.id Vit Ardhyantama vitardhyantama@unesa.ac.id <p>Perkembangan <em>Artificial Intelligence</em> (AI) dalam pendidikan tinggi telah mendorong meningkatnya penggunaan AI Chatbot sebagai alat bantu pembelajaran, khususnya dalam penulisan akademik mahasiswa. Namun, penggunaan AI dalam penulisan akademik tidak hanya memberikan manfaat, tetapi juga memunculkan tantangan terkait kemampuan berpikir kritis, kemandirian belajar, dan etika akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemanfaatan AI Chatbot dalam mendukung penulisan akademik mahasiswa Teknologi Pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif evaluatif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner berbasis skala Likert kepada 34 mahasiswa yang pernah menggunakan AI Chatbot dalam kegiatan akademik. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif berupa persentase, mean, dan standar deviasi untuk mengetahui tingkat efektivitas penggunaan AI pada setiap indikator penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan AI Chatbot berada pada kategori efektif hingga sangat efektif, terutama dalam membantu pencarian ide, penyusunan kerangka tulisan, serta perbaikan tata bahasa dan struktur kalimat. Di sisi lain, penelitian juga menemukan adanya kekhawatiran terhadap akurasi informasi, potensi ketergantungan teknologi, dan penurunan kemampuan menulis mandiri mahasiswa. Oleh karena itu, penggunaan AI Chatbot perlu diimbangi dengan penguatan literasi digital, kemampuan evaluasi informasi, dan pemahaman etika akademik agar teknologi dapat dimanfaatkan secara kritis dan bertanggung jawab dalam proses pembelajaran di perguruan tinggi.</p> 2026-08-21T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 https://jpti.journals.id/index.php/jpti/article/view/2111 Efektivitas Wayground sebagai Media Assessment as Learning dalam Meningkatkan Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada Pembelajaran Informatika 2026-06-21T22:11:34+07:00 Putri Yuliana ptryuliana07@gmail.com Afif Rahman Riyanda afif.rahman@fkip.unila.ac.id Margaretha Karolina Sagala margaretha.karolina@fkip.unila.ac.id Bayu Saputra bayu.saputra1988@gmail.com <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan <em>Higher Order Thinking Skills </em>(HOTS) siswa pada mata pelajaran Informatika yang masih didominasi metode pembelajaran konvesional dan belum optimalnya penggunaan media pembelajaran berbasis digital sebagai sarana <em>Assessment as Learning </em>(AaL). Berbeda dari <em>platform</em> gamifikasi yang hanya menekankan kompetisi seperti Kahoot atau <em>Quizizz</em>, <em>Wayground </em>mengintegrasikan misi berbasis soal interaktif dengan mekanisme umpan balik adaptif dan refleksi mandiri yang dirancang khusus untuk mendorong proses berpikir tingkat tinggi dalam konteks pembelajaran Informatika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penggunaan <em>Wayground </em>sebagai media AaL dalam meningkatkan kemampuan HOTS siswa pada mata pelajaran Informatika. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain <em>nonequivalent control group design</em> yang melibatkan dua kelas pada siswa kelas VII salah satu SMP di Bandarlampung. Data kognitif diperoleh melalui <em>pretest </em>dan <em>posttest</em> menggunakan soal pilihan ganda untuk mengukur kemampuan HOTS, sedangakan data afektif diperoleh melalui lembar observasi dan refleksi siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan HOTS siswa, di mana nilai rata-rata <em>N-Gain</em> pada kelas eksperimen sebesar 73,35 dengan kategori tinggi, sedangkan pada kelas kontrol sebesar 26,74 dengan kategori rendah. Uji <em>Independent Sample T-Test</em> menunjukkan nilai <em>Sig</em>nifikansi (<em>Sig</em>. 2-<em>tailed</em>) sebesar &lt; 0,000 sehingga terdapat perbedaan yang <em>sig</em>nifikan antara kedua kelas. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan Wayground sebagai media AaL efektif dalam meningkatkan kemampuan HOTS siswa.</p> 2026-08-21T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 https://jpti.journals.id/index.php/jpti/article/view/2159 Evaluasi Transparansi Pelaksanaan Penerimaan Taruna Baru Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika 2026-06-21T21:39:56+07:00 Rayhan Rafi rayhan.rafi26@gmail.com Cahya Sugiarto cahyasugiarto11@gmail.com Mhd. Habibi Al Ghifari habibghfrri@gmail.com Arya Zaki Ramadhan Aryazakiramadhan@gmail.com Roihan Fauzi Citra rehanfauzi207@gmail.com Syarif Abdillah Umardani syarif.abdillah8@gmail.com Shindyko Wibowo shindyko.wibowo@stmkg.ac.id <p>Rekrutmen sektor publik di Indonesia masih menghadapi tantangan serius terkait integritas dan transparansi, khususnya pada institusi dengan rasio keketatan seleksi yang tinggi dan tahapan tatap muka yang rentan terhadap intervensi eksternal. Studi-studi terdahulu tentang transparansi rekrutmen umumnya terbatas pada tiga dimensi klasik yaitu keterbukaan, ketersediaan, dan kemudahan memahami informasi tanpa menyertakan dimensi integritas antikorupsi sebagai variabel terukur. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat transparansi dan integritas pelaksanaan Seleksi Penerimaan Taruna Baru (PTB) Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) Tahun 2025 berdasarkan persepsi peserta yang dinyatakan lulus seleksi, dengan mengembangkan instrumen yang mencakup enam dimensi utama: keterbukaan informasi, ketersediaan akses informasi, kemudahan memahami informasi, keadilan prosedural dan kompleksitas tes, paparan potensi intervensi pihak ketiga, serta pemahaman batasan gratifikasi. Penelitian menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner skala Likert kepada 348 Taruna Baru STMKG Angkatan 2025, dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh dimensi memperoleh kategori sangat baik dengan nilai rata-rata berkisar antara 4,36 hingga 4,82 pada skala 5. Dimensi pemahaman gratifikasi memperoleh nilai tertinggi (4,82), diikuti paparan potensi intervensi pihak ketiga (4,77) dan keadilan prosedural serta kompleksitas tes (4,74), sedangkan ketersediaan akses informasi memperoleh nilai terendah (4,36). Temuan ini menunjukkan bahwa PTB STMKG Tahun 2025 telah mencerminkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan integritas yang kuat, sekaligus mengindikasikan bahwa nilai-nilai antikorupsi telah terinternalisasi dengan baik pada peserta yang lulus seleksi.</p> 2026-08-21T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 https://jpti.journals.id/index.php/jpti/article/view/2187 Tinjauan Literatur Sistematis: Prediksi Dini Risiko Penurunan Prestasi Akademik Berbasis Machine Learning 2026-06-21T19:07:10+07:00 Roni Habibi roni.habibi@ulbi.ac.id Audyardha Nasywa Andini 714220020@std.ulbi.ac.id <p class="Abstrak"><span lang="IN">Penurunan performa akademik merupakan permasalahan penting dalam pendidikan karena dapat berdampak pada keberhasilan belajar, motivasi, dan keberlanjutan studi peserta didik. Perkembangan <em>Educational Data Mining</em> (EDM), <em>Machine Learning</em> (ML), dan <em>Learning Analytics</em> mendorong pemanfaatan sistem prediktif untuk mendeteksi risiko akademik sejak dini. Meskipun demikian, sebagian besar penelitian masih menitikberatkan pada prediksi hasil pembelajaran akhir dibandingkan identifikasi dini yang mendukung intervensi preventif. Penelitian ini bertujuan mensintesis perkembangan penelitian terkait prediksi dini risiko penurunan performa akademik serta mengidentifikasi faktor prediktif, pendekatan yang digunakan, dan arah pengembangan sistem <em>academic early warning</em>. Kajian dilakukan melalui metode <em>Systematic Literature Review</em> (SLR) dengan mengikuti pedoman PRISMA 2020. Proses seleksi menghasilkan 60 studi primer yang dipublikasikan pada periode 2020–2026 dan dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif serta tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ML, khususnya <em>Random Forest, XGBoost, Support Vector Machine</em>, dan <em>Logistic Regression</em>, merupakan metode yang paling banyak digunakan, dengan <em>Random Forest</em> muncul pada 30 dari 60 studi primer. Sebagian besar penelitian melaporkan akurasi prediksi berada pada kisaran 80%–99%, sementara beberapa model <em>deep learning</em> dan <em>hybrid learning</em> mampu mencapai akurasi di atas 98%, sehingga menunjukkan peningkatan performa prediksi dibandingkan pendekatan konvensional. Faktor akademik masih menjadi prediktor utama, namun penelitian terkini semakin mengintegrasikan faktor perilaku, keterlibatan belajar, aktivitas digital, pola temporal, dan faktor psikososial. Selain itu, ditemukan bahwa aspek interpretabilitas, adaptivitas, generalisasi lintas institusi, dan dukungan intervensi akademik masih menjadi tantangan utama. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan sistem <em>early warning</em> yang lebih interpretatif, adaptif, dan berorientasi pada intervensi untuk mendukung pengambilan keputusan pendidikan secara preventif.<br /></span></p> <div id="extwaiokist" style="display: none;"> <div id="extwaigglbit" style="display: none;"> </div> </div> 2026-08-26T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 https://jpti.journals.id/index.php/jpti/article/view/2262 Praktik Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Mendukung Transformasi Digital: Studi Kasus di SDN Karangbesuki 3 Kota Malang 2026-07-21T13:14:05+07:00 Aly Nasikin alynasikin7@gmail.com Syamsul Hadi a@gmail.com Intan Sari a@gmail.com <p>Transformasi digital telah menjadi salah satu agenda penting dalam pengembangan pendidikan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan efektivitas pengelolaan sekolah. Keberhasilan transformasi digital tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan teknologi, tetapi juga oleh praktik kepemimpinan kepala sekolah dalam mengelola perubahan. Penelitian ini bertujuan mengkaji praktik kepemimpinan kepala sekolah dalam mendukung transformasi digital di SDN Karangbesuki 3 Kota Malang. Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang lebih berfokus pada kompetensi digital kepala sekolah atau adopsi teknologi, penelitian ini mengungkap praktik kepemimpinan kepala sekolah dalam mengelola transformasi digital melalui pendekatan studi kasus. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus dengan kepala sekolah sebagai informan utama. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur dan observasi, dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, serta divalidasi melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah berperan sebagai penggerak transformasi digital dengan menerjemahkan kebijakan digital ke dalam pengembangan kompetensi guru, penyediaan infrastruktur, serta penguatan kolaborasi sekolah dan orang tua. Transformasi digital didukung oleh kesiapan sumber daya manusia, ketersediaan infrastruktur, dan budaya sekolah yang terbuka terhadap perubahan, meskipun masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan perangkat, kendala jaringan internet, serta penyesuaian penggunaan teknologi dengan karakteristik peserta didik sekolah dasar. Temuan penelitian menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital di sekolah dasar tidak hanya bergantung pada ketersediaan teknologi, tetapi juga pada kepemimpinan kepala sekolah yang mampu mengelola perubahan organisasi secara berkelanjutan.</p> 2026-08-26T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 https://jpti.journals.id/index.php/jpti/article/view/2416 Perbandingan Logistic Regression, Random Forest, XGBoost untuk Prediksi Employee Attrition dengan SMOTE-Pipeline dan SHAP 2026-08-01T08:56:17+07:00 Gaizka Wisnu Prawira 714220011@std.ulbi.ac.id Roni Andarsyah roniandarsyah@ulbi.ac.id Muhammad Yusril Helmi Setyawan yusrilhelmi@ulbi.ac.id <p>Tingkat keluar-masuk karyawan (<em>employee</em> <em>attrition</em>) merupakan tantangan utama dalam manajemen sumber daya manusia karena berdampak langsung pada biaya operasional dan stabilitas organisasi. Penelitian ini bertujuan membandingkan performa tiga algoritma <em>machine</em> <em>learning</em> yaitu <em>Logistic</em> <em>Regression</em>, <em>Random</em> <em>Forest</em>, dan <em>XGBoost</em> dalam memprediksi <em>attrition</em> karyawan berdasarkan 1.057 data ulasan karyawan di Indonesia (<em>employee</em> <em>reviews</em>) beserta atribut skor kepuasan kerja. Ketidakseimbangan kelas pada label target ditangani menggunakan <em>Synthetic</em> <em>Minority</em> <em>Over-sampling</em> <em>Technique</em> (<em>SMOTE</em>) yang digabungkan dengan <em>StandardScaler</em> dalam satu <em>pipeline</em> untuk mencegah kebocoran data selama validasi silang. Optimasi <em>hyperparameter</em> dilakukan dengan <em>RandomizedSearchCV</em> dan validasi <em>5-fold</em> <em>stratified</em>, serta pengujian stabilitas melalui <em>repeated</em> <em>stratified</em> <em>k-fold</em> sebanyak 50 kali pengulangan. Evaluasi pada data uji dilakukan dengan metrik <em>Accuracy</em>, <em>Precision</em>, <em>Recall</em>, <em>F1-Score</em>, <em>Matthews</em> <em>Correlation</em> <em>Coefficient</em>, dan <em>ROC-AUC</em>. Hasil menunjukkan <em>XGBoost</em> memberikan <em>ROC-AUC</em> tertinggi (0,598), diikuti <em>Random</em> <em>Forest</em> (0,573) dan <em>Logistic</em> <em>Regression</em> (0,564). Analisis <em>feature</em> <em>importance</em> dan <em>SHAP</em> (<em>SHapley</em> <em>Additive</em> <em>exPlanations</em>) secara konsisten mengidentifikasi fitur <em>firm</em>, <em>years_working</em>, <em>overall</em>, dan <em>management</em> sebagai faktor paling dominan dalam keputusan <em>attrition</em>. Nilai <em>SHAP</em> yang relatif kecil menunjukkan sinyal prediktif dari data yang tersedia masih lemah, sehingga akurasi model belum optimal meskipun pemodelan telah dilakukan secara sistematis. Temuan ini merekomendasikan penguatan program retensi pada aspek kepuasan kerja, manajemen, dan masa kerja karyawan. Secara implikatif, penelitian ini berkontribusi pada bidang pendidikan dan teknologi dengan menunjukkan penerapan praktis teknik pembelajaran mesin (<em>SMOTE-Pipeline</em> dan <em>SHAP</em>) yang dapat diadopsi sebagai bahan ajar analitik data dan sistem pendukung keputusan berbasis kecerdasan buatan di lingkungan pendidikan vokasi maupun industri.</p> 2026-08-26T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 https://jpti.journals.id/index.php/jpti/article/view/1563 Strategi Pembelajaran Berbasis Digital Dalam Meningkatkan Pemahaman Agama Islam: Sebuah Kajian Konseptual 2026-03-26T12:02:45+07:00 Encep Muhammad Fajri encepmohfajri@gmail.com Entan Sutarso abudzakir01@gmail.com <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran mengenai strategi pembelajaran berbasis teknologi dalam meningkatkan pemahaman siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka atau literature review. Metode ini mengandalkan eksplorasi dan analisis terhadap sumber-sumber literatur yang relevan, tanpa melibatkan kegiatan lapangan atau wawancara langsung. Tahapan penelitian dimulai dengan menentukan topik, kemudian dilanjutkan dengan pencarian sumber-sumber relevan melalui Google Scholar, Neliti dan Research Gate. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi <em>(content analysis)</em>, yaitu dengan mengkaji secara mendalam berbagai literatur yang relevan dengan tema penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran berbasis digital dapat memudahkan guru dalam menyampaikan materi tentang Pendidikan Agama Islam dan menciptakan pengalaman belajar yang menarik bagi siswa. Beberapa aplikasi digital yang dapat dimanfaatkan antara lain Zoom, Google Meet, dan Google Classroom. Selain itu, strategi seperti <em>blended learning</em> dan <em>flipped classroom</em> juga terbukti dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Namun, implementasi strategi ini dihadapkan pada beberapa tantangan, seperti kurangnya kompetensi guru dalam penguasaan teknologi serta keterbatasan infrastruktur yang tidak memadai.</p> 2026-08-26T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 https://jpti.journals.id/index.php/jpti/article/view/1633 Pengaruh Kecepatan Putar Spindle terhadap Perilaku Deformasi, Uniformitas Ketebalan, dan Kualitas Permukaan pada Proses Metal Spinning 2026-04-22T09:57:18+07:00 Slamet Khoeron slamet.khoeron@umk.ac.id Akhmad Zidni Hudaya akhmad.zidni@umk.ac.id Adam Wahyu Prakarsa 202154051@std.umk.ac.id Qomaruddin Qomaruddin qomaruddin@umk.ac.id Taufiq Hidayat taufiq.hidayat@umk.ac.id Muhammad Luqman Saiful Fikri luqman.fikri@umk.ac.id <p>Proses <em>metal spinning</em> merupakan metode pembentukan logam yang banyak digunakan untuk menghasilkan komponen berbentuk simetris dengan efisiensi material tinggi. Namun, kualitas produk yang dihasilkan sangat dipengaruhi oleh parameter proses, khususnya kecepatan putar spindle, yang berpengaruh terhadap distribusi ketebalan, deformasi plastis, dan kekasaran permukaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi kecepatan putar spindle terhadap perilaku deformasi, uniformitas ketebalan, distribusi <em>thinning</em>, dan kualitas permukaan pada proses <em>metal spinning</em> Aluminium 1100 serta menentukan kondisi proses optimum. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimen kuantitatif dengan variasi kecepatan 320 rpm, 500 rpm, 900 rpm, dan 1120 rpm. Pengukuran ketebalan dilakukan pada lima titik pengamatan (T1–T5), sedangkan kualitas permukaan dievaluasi menggunakan parameter kekasaran permukaan (<em>Ra</em>). Analisis data dilakukan menggunakan parameter statistik berupa rata-rata, standar deviasi, dan koefisien variasi, serta didukung analisis regangan sejati, model Hollomon, dan <em>Forming Limit Diagram</em> berbasis model Marciniak–Kuczynski. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecepatan 900 rpm menghasilkan distribusi deformasi paling homogen dengan ketebalan rata-rata sebesar 0,88 mm dan nilai koefisien variasi terendah sebesar 4,59%. Sementara itu, kecepatan 1120 rpm menghasilkan kualitas permukaan terbaik dengan nilai <em>Ra</em> sebesar 1,32 µm, namun meningkatkan <em>thinning</em> hingga 28% pada titik kritis T3. Berdasarkan keseluruhan hasil, kecepatan 900 rpm direkomendasikan sebagai kondisi optimum karena memberikan keseimbangan terbaik antara stabilitas deformasi, uniformitas ketebalan, dan kualitas permukaan.</p> 2026-08-21T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 https://jpti.journals.id/index.php/jpti/article/view/1677 Analisis Difusi Berbasis Atribut Inovasi terhadap Pendekatan Active Learning pada Mahasiswa dalam Kegiatan Pembelajaran 2026-04-22T07:21:27+07:00 Asep Ediana Latip asep.ediana@uinjkt.ac.id Nindya Afiifah Dewi nindyaafifh@gmail.com Hulwatu Qolbi Mawadddatuna hulwatuqolbii05@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses difusi pendekatan active learning pada mahasiswa berdasarkan lima atribut inovasi menurut Rogers, yaitu relative advantage, compatibility, complexity, trialability, dan observability. Pendekatan active learning dipandang sebagai inovasi pembelajaran yang menuntut partisipasi aktif mahasiswa melalui berbagai strategi seperti diskusi, kolaborasi, pemecahan masalah, dan refleksi. Namun, tingkat penerimaan dan penggunaan active learning pada mahasiswa sering kali bervariasi bergantung pada persepsi mereka terhadap atribut inovasi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain survei untuk mengukur tingkat persepsi mahasiswa terhadap atribut inovasi dan hubungannya dengan tingkat penggunaan active learning dalam kegiatan pembelajaran. Instrumen berupa angket skala Likert dikembangkan berdasarkan lima atribut inovasi Rogers. Hasil penelitian dari masing-masing atribut inovasi menemukan : relative advantage 84,35%, compatibility 75,65%, complexity 60,93%, trialability 75,43%, dan observability 78,12%. Temuan diharapkan memberikan gambaran mengenai faktor-faktor yang paling berpengaruh terhadap adopsi active learning, serta tingkat kesiapan mahasiswa dalam mengimplementasikannya. Temuan ini dapat menjadi dasar bagi dosen dan pengembang kurikulum untuk merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif dalam mendorong partisipasi aktif mahasiswa.</p> 2026-08-21T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 https://jpti.journals.id/index.php/jpti/article/view/1845 Analisis Beban Kerja Mental Content Creator dalam Sistem Kerja Jarak Jauh Menggunakan Metode NASA-TLX 2026-06-02T00:05:30+07:00 Raihanah Apriliani Adissa raihanahapriliani@student.telkomuniversity.ac.id Dino Caesaron dinocaesaron@telkomuniversity.ac.id Agus Kunayat uskus@telkomuniversity.ac.id <p>Pertumbuhan pesat industri kreatif digital telah meningkatkan jumlah content creator yang bekerja dalam sistem kerja jarak jauh, yang sering kali dikaitkan dengan tuntutan kognitif tinggi serta struktur kerja yang fleksibel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban kerja mental yang dialami oleh content creator dalam sistem kerja jarak jauh menggunakan metode NASA Task Load Index (NASA-TLX). Mengingat terbatasnya penerapan NASA-TLX dalam meneliti beban kerja mental di kalangan pembuat konten yang bekerja jarak jauh, studi ini memberikan bukti empiris dari profesi digital yang sedang berkembang dan masih kurang dieksplorasi dalam literatur. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 44 <em>content creator</em> di Bandung. Data dikumpulkan melalui kuesioner online dan didukung oleh wawancara untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata Weighted Workload (WWL) berada di sekitar 70.32, yang mengindikasikan tingkat beban kerja mental yang tinggi. Dari enam dimensi yang diukur, effort, performance, dan temporal demand menjadi faktor dominan. Temuan ini menunjukkan bahwa pekerjaan <em>content creator</em> membutuhkan usaha yang besar secara keseluruhan, sangat dipengaruhi oleh tekanan waktu, serta tuntutan performa yang tinggi. Meskipun demikian, tingkat frustrasi yang relatif moderat mengindikasikan bahwa faktor intrinsik seperti passion mampu membantu mengurangi tekanan emosional. Penelitian ini menekankan pentingnya strategi manajemen kerja yang lebih terstruktur untuk mengurangi beban kerja mental dan mendukung produktivitas yang berkelanjutan. Rekomendasi praktis meliputi penerapan perencanaan tenggat waktu yang realistis, mengalokasikan periode revisi khusus, dan menjadwalkan istirahat teratur untuk mengurangi upaya berlebihan dan tuntutan waktu di antara para pembuat konten. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melibatkan sampel yang lebih luas dan mempertimbangkan faktor lain yang memengaruhi beban kerja mental dalam lingkungan kerja digital.</p> 2026-08-26T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 https://jpti.journals.id/index.php/jpti/article/view/1899 Pengembangan Domino Penjadi sebagai Media Hybrid Learning Berbasis Literasi Sejarah dalam Pembelajaran IPS Kelas VIII SMP 2026-06-01T22:25:32+07:00 Qonita Rahma Zahira qonita.rahma.2531747@students.um.ac.id I Dewa Putu Eskasasnanda dewa.putu.eskasasnanda.fis@um.ac.id Oemi Oemi oemioemi2015@gmail.com <p>Pembelajaran IPS pada materi Masa Pendudukan Jepang di Indonesia masih menghadapi berbagai kendala, seperti penggunaan media yang monoton, rendahnya keterlibatan peserta didik, serta kurang optimalnya pengembangan literasi sejarah dalam pembelajaran. Kondisi tersebut menyebabkan peserta didik cenderung pasif dan mengalami kesulitan memahami hubungan sebab-akibat dalam peristiwa sejarah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Domino Penjadi sebagai media <em>hybrid learning</em> berbasis literasi sejarah dalam pembelajaran IPS kelas VIII SMP. Penelitian ini menggunakan metode <em>Research and Development </em>(R&amp;D) dengan model pengembangan <em>Design Thinking</em> yang terdiri atas lima tahapan, yaitu <em>empathize, define, ideate, prototype,</em> dan <em>test</em>. Penelitian dilaksanakan di kelas VIII E SMP Negeri 9 Malang dengan karakteristik gaya belajar peserta didik cenderung kinestetik. Produk yang dikembangkan berupa media permainan kartu domino sejarah yang dipadukan dengan <em>hybrid</em> <em>learning</em> melalui integrasi <em>barcode</em> digital dan model <em>Teams Games Tournament</em> (TGT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Domino Penjadi memperoleh persentase validasi ahli materi sebesar 98% dan validasi ahli media sebesar 98,2%, yang keduanya termasuk kategori sangat layak. Selain itu, hasil uji keterbacaan peserta didik memperoleh persentase sebesar 82,42% dengan kategori sangat layak. Temuan tersebut menunjukkan bahwa media Domino Penjadi mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif, kolaboratif, dan kontekstual serta mendukung pengembangan kemampuan literasi sejarah peserta didik. Dengan demikian, Domino Penjadi dapat dijadikan sebagai alternatif inovasi media pembelajaran IPS berbasis <em>hybrid learning</em> yang layak digunakan dalam pembelajaran sejarah di SMP.</p> 2026-08-26T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 https://jpti.journals.id/index.php/jpti/article/view/1986 Analisis Pentingnya Peran Orang Tua Dalam Membantu Guru Mengembangkan Kemampuan Membaca Anak (Penelitian Di SDn 1 Telukjambe Karawang) 2026-06-02T00:13:48+07:00 Reva Fellana Putri Hasyim 2510631080097@student.unsika.ac.id Aina Cahaya Ramadhani 2510631080049@student.unsika.ac.id Syifa Ramadani 2510631080010@student.unsika.ac.id Nia Adinia 2510631080140@student.unsika.ac.id Salahuddin dr.salahuddin@fkip.unsika.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pentingnya peran orang tua dalam membantu guru mengembangkan kemampuan membaca anak. Rendahnya tingkat literasi pada sebagian anak menjadi latar belakang penelitian ini. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh kurangnya pembiasaan membaca di rumah, rendahnya motivasi membaca anak, serta kurang optimalnya kerja sama antara orang tua dan guru dalam mendukung perkembangan kemampuan membaca anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara terhadap 3 guru, 3 orang tua, dan 3 siswa di SDN 1 Telukjambe Karawang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, serta tes membaca yang diberikan kepada 3 siswa kelas III sebagai data pendukung. Selain itu, studi pustaka terhadap artikel jurnal yang relevan digunakan untuk memperkuat analisis dan interpretasi hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan literasi dan kemampuan membaca anak. Bentuk peran tersebut meliputi pendampingan kegiatan membaca di rumah, pemberian motivasi membaca, penyediaan bahan bacaan yang sesuai, serta penciptaan suasana belajar yang nyaman. Selain itu, kerja sama yang baik antara orang tua dan guru mampu membantu anak memahami bacaan dengan lebih baik dan meningkatkan minat literasi mereka. Dalam mendukung perkembangan literasi anak, orang tua juga perlu melakukan pendampingan terhadap penggunaan gadget. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peran orang tua sangat penting dalam memberikan perhatian dan pendampingan yang konsisten untuk meningkatkan kemampuan membaca dan literasi anak. Melalui dukungan, motivasi, serta pengawasan yang baik dari orang tua, kemampuan membaca dan literasi anak dapat berkembang lebih optimal sehingga proses pembelajaran di sekolah menjadi lebih efektif.</p> 2026-08-21T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 https://jpti.journals.id/index.php/jpti/article/view/2112 Kajian Konseptual Integrasi Materi Sistem Hormon dalam Pendidikan Biologi sebagai Upaya Penguatan Empati untuk Pencegahan Kekerasan Seksual pada Mahasiswa 2026-06-13T18:19:45+07:00 Adhelia Dwi Rachmawati adhelia.dwi.2303416@students.um.ac.id Durrotun Fadhilah Maulidya durrotun.fadhilah.2303416@students.um.ac.id <p>Kekerasan seksual masih menjadi permasalahan serius di lingkungan perguruan tinggi yang berdampak pada kondisi fisik, psikologis, sosial, dan akademik korban. Rendahnya empati serta masih tingginya perilaku <em>victim blaming</em> menjadi salah satu faktor yang menghambat upaya pencegahan dan penanganan kasus kekerasan seksual. Pendidikan memiliki peran penting dalam membangun kesadaran sosial dan empati mahasiswa, termasuk melalui pembelajaran biologi yang mengaitkan konsep ilmiah dengan permasalahan sosial. Artikel ini bertujuan mengkaji secara konseptual potensi integrasi materi sistem hormon dalam pendidikan biologi sebagai upaya penguatan empati untuk mendukung pencegahan kekerasan seksual pada mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan <em>Systematic Literature Review</em> (SLR) yang disusun berdasarkan pedoman PRISMA. Literatur diperoleh dari basis data Google Scholar, ScienceDirect, dan Garuda dengan fokus pada kajian mengenai sistem hormon, respons stres dan trauma, empati, pendidikan biologi, serta kekerasan seksual. Proses pencarian awal menghasilkan 42 artikel, kemudian dilakukan proses penyaringan berdasarkan relevansi topik, tahun publikasi, serta kriteria inklusi sehingga diperoleh 18 artikel yang memenuhi syarat untuk dianalisis lebih lanjut. Hasil kajian menunjukkan bahwa trauma akibat kekerasan seksual dapat mempengaruhi regulasi sistem hormon, khususnya melalui aktivasi sumbu hipotalamus-pituitari-adrenal (<em>Hypothalamic-Pituitary-Adrenal Axis/HPA Axis</em>) yang berperan dalam respons stres. Sintesis terhadap literatur terpilih menunjukkan bahwa sebagian besar studi melaporkan adanya hubungan antara trauma seksual dengan disregulasi hormon stres seperti kortisol dan ACTH, sedangkan beberapa studi pendidikan menunjukkan bahwa pembelajaran kontekstual berbasis isu sosial efektif meningkatkan empati peserta didik. Pemahaman mengenai dampak biologis trauma melalui materi sistem hormon dapat membantu mahasiswa memahami kondisi korban secara lebih komprehensif, meningkatkan kesadaran sosial, serta menumbuhkan empati. Peningkatan empati berpotensi mengurangi perilaku <em>victim blaming</em> dan stigma terhadap korban, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan kampus yang lebih aman dan inklusif. Integrasi materi sistem hormon dengan isu kekerasan seksual juga dapat menjadi bentuk pembelajaran kontekstual yang tidak hanya meningkatkan pemahaman konsep biologis, tetapi juga berkontribusi terhadap pembentukan karakter dan tanggung jawab sosial mahasiswa. Oleh karena itu, materi sistem hormon memiliki potensi untuk diintegrasikan dalam pendidikan biologi sebagai strategi penguatan empati dan pencegahan kekerasan seksual di perguruan tinggi.</p> 2026-08-26T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 https://jpti.journals.id/index.php/jpti/article/view/2181 Pembelajaran Matematika Berbasis Gestur: Pengembangan Game Edukasi Menggunakan Kinect V2 untuk Pendidikan Sekolah Dasar 2026-06-21T18:59:03+07:00 Awang Pradana awang.pradana@borneo.ac.id Nur Ainun nurainun1417@gmail.com <p>Pembelajaran matematika di sekolah dasar memerlukan media yang tidak hanya menyajikan materi secara visual, tetapi juga mampu melibatkan siswa melalui aktivitas interaktif. Penelitian ini bertujuan menghasilkan media pembelajaran matematika berbasis Kinect V2 yang mengintegrasikan gerakan tubuh dan tangan sebagai antarmuka interaksi pada materi operasi hitung dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development dengan model pengembangan 4D, yang meliputi tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Penelitian dilaksanakan di SD Muhammadiyah 1 Tarakan dengan melibatkan 20 siswa kelas IV yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Materi yang dikembangkan mencakup penjumlahan, pengurangan, dan perkalian, sedangkan evaluasi produk dilakukan melalui pengujian teknis sistem Kinect V2, pengujian fungsional aplikasi, validasi ahli media, validasi ahli materi, serta angket respons siswa. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem skeleton tracking dan deteksi jarak mampu mengenali gerakan pengguna pada rentang 0,8 hingga 4,5 meter dengan akurasi 100% sesuai skenario uji. Pengujian fungsional menggunakan metode black-box menunjukkan bahwa seluruh fitur berjalan sesuai rancangan dengan tingkat keberhasilan 100%. Penilaian ahli media memperoleh skor 80,71%, sedangkan penilaian ahli materi mencapai 94,42%. Respons siswa terhadap penggunaan media menunjukkan skor rata-rata 4,47 dari skala 5, yang merepresentasikan penerimaan pengguna pada kategori sangat baik. Namun, evaluasi juga menemukan kelemahan pada aspek perpindahan antarhalaman dengan skor 3,40, sehingga perbaikan alur navigasi, petunjuk visual, dan umpan balik antarmuka diperlukan pada pengembangan berikutnya. Temuan penelitian ini memperlihatkan bahwa pemanfaatan Kinect V2 dapat menghadirkan model interaksi berbasis gerakan dalam pembelajaran matematika sekolah dasar dan memberikan kontribusi terhadap pengembangan media pembelajaran yang lebih partisipatif, imersif, dan sesuai dengan karakteristik siswa.</p> <p>Pembelajaran matematika di sekolah dasar memerlukan media yang tidak hanya menyajikan materi secara visual, tetapi juga mampu melibatkan siswa melalui aktivitas interaktif. Penelitian ini bertujuan menghasilkan media pembelajaran matematika berbasis Kinect V2 yang mengintegrasikan gerakan tubuh dan tangan sebagai antarmuka interaksi pada materi operasi hitung dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development dengan model pengembangan 4D, yang meliputi tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Penelitian dilaksanakan di SD Muhammadiyah 1 Tarakan dengan melibatkan 20 siswa kelas IV yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Materi yang dikembangkan mencakup penjumlahan, pengurangan, dan perkalian, sedangkan evaluasi produk dilakukan melalui pengujian teknis sistem Kinect V2, pengujian fungsional aplikasi, validasi ahli media, validasi ahli materi, serta angket respons siswa. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem skeleton tracking dan deteksi jarak mampu mengenali gerakan pengguna pada rentang 0,8 hingga 4,5 meter dengan akurasi 100% sesuai skenario uji. Pengujian fungsional menggunakan metode black-box menunjukkan bahwa seluruh fitur berjalan sesuai rancangan dengan tingkat keberhasilan 100%. Penilaian ahli media memperoleh skor 80,71%, sedangkan penilaian ahli materi mencapai 94,42%. Respons siswa terhadap penggunaan media menunjukkan skor rata-rata 4,47 dari skala 5, yang merepresentasikan penerimaan pengguna pada kategori sangat baik. Namun, evaluasi juga menemukan kelemahan pada aspek perpindahan antarhalaman dengan skor 3,40, sehingga perbaikan alur navigasi, petunjuk visual, dan umpan balik antarmuka diperlukan pada pengembangan berikutnya. Temuan penelitian ini memperlihatkan bahwa pemanfaatan Kinect V2 dapat menghadirkan model interaksi berbasis gerakan dalam pembelajaran matematika sekolah dasar dan memberikan kontribusi terhadap pengembangan media pembelajaran yang lebih partisipatif, imersif, dan sesuai dengan karakteristik siswa.</p> 2026-08-21T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 https://jpti.journals.id/index.php/jpti/article/view/2188 Tinjauan Literatur Sistematis terhadap Text-to-SQL Berbasis Model Bahasa Besar untuk Akses Basis Data pada Analitik Olahraga 2026-06-21T18:55:47+07:00 Roni Habibi roni.habibi@ulbi.ac.id Mochammad Rayfan Aqbillah mochammadrayfanaqbil@gmail.com <p class="Body">Analitik olahraga berkembang dari analisis statistik deskriptif menuju sistem berbasis kecerdasan buatan yang mendukung pemantauan performa, prediksi hasil, dan pengambilan keputusan strategis. Namun, akses terhadap data olahraga yang tersimpan dalam basis data relasional masih menjadi tantangan bagi pengguna non-teknis karena membutuhkan pemahaman struktur basis data dan <em>query SQL</em>. Penelitian ini menyajikan <em>Systematic Literature Review (SLR)</em> mengenai <em>Large Language Models (LLMs)</em> untuk <em>Natural Language Database Access </em>dalam <em>Sports Analytics Systems</em>. Kajian ini menggunakan protokol <em>PRISMA</em> dengan basis data <em>Scopus</em> sebagai sumber utama. Dari 239 artikel awal, diperoleh 65 artikel <em>Scopus</em> yang layak dianalisis dan 1 artikel tambahan sebagai pendukung. Hasil kajian menunjukkan adanya peningkatan tren publikasi pada periode 2020-2026, dengan jumlah tertinggi pada tahun 2025. Area studi paling dominan adalah <em>Sports Analytics</em>, diikuti <em>Natural Language Database Access, Healthcare/Wearable Analytics</em>, <em>Business Analytics</em>, dan <em>Urban/Environmental Analytics</em>. Literatur yang dikaji menunjukkan relevansi <em>Text-to-SQL</em>, <em>Speech-to-SQL</em>, <em>LLM</em>, <em>wearable </em>sensor, dan <em>query generation</em> dalam mendukung akses serta analisis data olahraga. Meskipun demikian, masih terdapat tantangan berupa generalisasi model, kompleksitas skema basis data, interpretabilitas, integrasi data multimodal, privasi data atlet, dan bias algoritma. Arah pengembangan selanjutnya diarahkan pada arsitektur berbasis <em>LLM-agent</em> yang mengintegrasikan <em>intent routing</em>, <em>safety guards</em>, <em>query builder</em>, dan <em>AI response generation</em> untuk mendukung akses bahasa alami terhadap data <em>sports analytics</em>. Penelitian ini memiliki keterbatasan pada aspek teknis karena proses pencarian literatur hanya dilakukan melalui satu basis data utama, yaitu <em>Scopus</em>. Akibatnya, terdapat kemungkinan bahwa sejumlah publikasi yang relevan dan terindeks pada basis data lain belum terakomodasi dalam analisis.</p> 2026-08-26T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 https://jpti.journals.id/index.php/jpti/article/view/2318 Implementasi Metode Analytic Hierarchy Process (AHP) untuk Menentukan Prioritas Diagnosis Keperawatan 2026-07-20T08:43:46+07:00 Atyanti Isworo atyanti.isworo@unsoed.ac.id Yogi Ramadhani yogi.ramadhani@unsoed.ac.id <p>Penentuan prioritas diagnosis keperawatan merupakan aspek penting dalam praktik keperawatan karena berkaitan langsung dengan intervensi keperawatan yang akan diberikan kepada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kelayakan implementasi metode Analytic Hierarchy Process (AHP) dalam menentukan prioritas diagnosis keperawatan. Penentuan kriteria diagnosis keperawatan merujuk pada standar North American Nursing Diagnosis Association (NANDA), yang kemudian dilanjutkan dengan proses pembobotan kriteria secara berpasangan (pairwise comparison) menggunakan AHP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Analytic Hierarchy Process dapat diimplementasikan sebagai sebuah metode yang efektif untuk menentukan prioritas diagnosis keperawatan.</p> 2026-08-21T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 https://jpti.journals.id/index.php/jpti/article/view/1566 The Pengaruh Polaritas DCEP dan DCEN pada Pengalasan SMAW terhadap Weld Profile dan Kedalaman Penetrasi Baja ASTM A36 Menggunakan Elektroda E6013 2026-03-28T07:45:53+07:00 Arif Andriyanto Arifandriyanto.2022@student.uny.ac.id Indri Setiani Indri.setiani@gmail.com Mujiyono Mujiyono mujiyono@uny.ac.id <p>Perkembangan bidang teknologi yang semakin maju akan membuat bidang lain khususnya industri dan konstruksi juga semakin pesat sehingga melahirkan metode baru khususnya dalam pemrosesan logam. Salah satu yang berkembang dalam bidang tersebut adalah teknik menyatukan logam atau disebut dengan metode pengelasan. Metode pengelasan terus dikembangkan guna mengurangi cacat las agar pekerjaan menjadi lebih efisien. Oleh sebab itu pengujian ini bertujuan untuk mencari metode las terbaik khususnya melalui pengaruh variasi arus 55A, 95A, 145A serta variasi polaritas <em>Direct Current Electroda Positive</em> (DCEP) dan <em>Direct Current Electroda Negative</em> (DCEN) terhadap <em>weld profile</em> dengan pengelasan <em>Shield Metal Arc Welding</em> (SMAW) menggunakan elektroda E6013 di spesimen baja karbon rendah ASTM A36. Metode penelitian yang digunakan merupakan metode eksperimen dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung dan teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif. Pengujian pada penelitian ini menggunakan uji makro grafi pada mikroskop digital untuk mengetahui kedalaman penetrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan polaritas dan kuat arus yang berbeda akan menghasilkan <em>weld profile</em> yang berbeda di mana dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Besar arus yang digunakan berbanding lurus dengan lebar dan kedalaman penetrasi yang dihasilkan, artinya semakin besar arus maka penetrasi juga akan semakin lebar dan dalam begitu juga untuk sebaliknya, (2) Besar arus yang digunakan akan berbanding terbalik dengan tinggi jalur las, artinya semakin rendah arus yang digunakan akan menghasilkan jalur las yang semakin tinggi dan berlaku juga untuk sebaliknya.</p> 2026-08-31T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 https://jpti.journals.id/index.php/jpti/article/view/1646 Membangun Graduate Success melalui Strategi Pembelajaran Tutor pada Pendidikan Kesetaraan: Studi Kasus di PKBM Tunas Harapan Jaya Semarang 2026-04-22T10:41:26+07:00 Popon Aryani Sapitri poponaryani.2025@student.uny.ac.id Achmad Muslichun achmadmuslichun@student.uns.ac.id Reckha Windy Khan reckhawindy.2025@student.uny.ac.id Muhammad Ihya Ulumuddin muhammadihya.2025@student.uny.ac.id <p>Keberhasilan pendidikan kesetaraan selama ini umumnya diukur berdasarkan tingkat kelulusan, sementara kajian mengenai strategi pembelajaran tutor yang berkontribusi terhadap keberhasilan lulusan dalam mencapai tujuan belajarnya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pembelajaran tutor dalam membangun keberhasilan lulusan di PKBM Tunas Harapan Jaya Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan dipilih secara <em>purposive sampling </em>yang terdiri atas pengelola PKBM, tutor, warga belajar, dan alumni. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tutor menerapkan strategi pembelajaran adaptif melalui integrasi pembelajaran kontekstual, berbasis kebutuhan, dialogis, berdiferensiasi, dan kelas keterampilan yang disesuaikan dengan tujuan belajar warga belajar. Strategi tersebut berkontribusi terhadap tingkat kelulusan 100% selama 4 tahun berturut-turut, dengan 83% lulusan berhasil mencapai tujuan belajarnya, baik melanjutkan pendidikan, memperoleh pekerjaan, maupun berwirausaha. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan kesetaraan perlu dipahami melalui indikator <em>graduate success</em>, bukan semata-mata kelulusan akademik. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan teori pembelajaran pendidikan nonformal dengan memperkuat konsep strategi pembelajaran adaptif yang berorientasi pada kebutuhan warga belajar dan keberhasilan lulusan sebagai luaran utama pembelajaran.</p> 2026-08-26T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 https://jpti.journals.id/index.php/jpti/article/view/1806 Systematic Literature Review Desain UI untuk Pengurangan Beban Kognitif Pada Pembelajaran Anak Autisme dan Disleksia 2026-06-01T21:57:25+07:00 Faralita Faisal faralita.faisal@nurulfikri.ac.id Putri Dayanti putr22049si@student.nurulfikri.ac.id Amalia Rahmah amalia.rahmah@nurulfikri.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mensintesis prinsip desain antarmuka pengguna (UI) yang berkontribusi terhadap pengurangan beban kognitif pada aplikasi pembelajaran digital bagi anak dengan autisme dan disleksia. Karakteristik kognitif dan sensorik yang beragam pada pengguna neurodivergen menuntut penerapan desain UI yang inklusif dan adaptif agar proses pembelajaran berlangsung secara efektif. Metode yang digunakan adalah <em>Systematic Literature Review</em> (SLR) terhadap artikel ilmiah terbitan tahun 2021–2025 yang diperoleh dari basis data Google Scholar, PubMed, IEEE Xplore, Crossref, dan ScienceDirect. Proses seleksi menghasilkan 25 studi primer yang memenuhi kriteria inklusi dan digunakan sebagai dasar analisis. Analisis dilakukan berdasarkan empat <em>research question</em> (RQ1–RQ4) untuk mengidentifikasi pola dan prinsip desain yang konsisten. Hasil sintesis menunjukkan bahwa desain UI berperan penting dalam menurunkan beban kognitif pengguna. Prinsip desain yang efektif meliputi kesederhanaan visual, navigasi terstruktur, konsistensi interaksi, personalisasi konten, pendekatan multisensorik, serta penggunaan tipografi dan warna yang ramah neurodivergen. Pada anak dengan autisme, desain yang memperhatikan kebutuhan sensorik, instruksi yang jelas, dan umpan balik langsung terbukti meningkatkan fokus dan pengalaman belajar. Pada anak dengan disleksia, desain yang menekankan keterbacaan teks, segmentasi materi, dan dukungan multimedia efektif dalam meningkatkan pemahaman dan motivasi belajar. Temuan penelitian ini tidak hanya memberikan kontribusi teoretis dalam memahami hubungan antara desain antarmuka dan pengurangan beban kognitif, tetapi juga menawarkan implikasi praktis bagi perancang UI/UX dalam mengembangkan antarmuka yang lebih inklusif, adaptif, dan ramah bagi pengguna dengan kebutuhan kognitif yang beragam.</p> 2026-08-26T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 https://jpti.journals.id/index.php/jpti/article/view/1860 Efektivitas Virtual Reality dan Augmented Reality dalam Pendidikan Vokasi di Sekolah Menengah Kejuruan: Systematic Literature Review (2020–2025) 2026-06-01T23:26:10+07:00 Murdiyono 25012355002@mhs.unesa.ac.id Andi Kristanto andikristanto@unesa.ac.id <p>Perkembangan teknologi <em>Virtual Reality </em>(VR) dan <em>Augmented Reality </em>(AR) telah membawa perubahan signifikan dalam pendidikan vokasi dan pelatihan kompetensi teknik di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren penelitian, karakteristik implementasi, efektivitas, serta tantangan penggunaan VR dan AR dalam pembelajaran vokasi selama periode 2020–2025. Metode yang digunakan adalah <em>Systematic Literature Review</em> (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA. Proses pencarian literatur dilakukan melalui basis data <em>Scopus</em> dan <em>Google Scholar</em>, sehingga diperoleh 27 artikel terindeks yang memenuhi kriteria inklusi untuk dianalisis berdasarkan fokus penelitian, bidang kompetensi, metode pembelajaran, jenis teknologi, dan hasil implementasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa penelitian VR dan AR dalam pendidikan vokasi mengalami peningkatan yang signifikan dan berkembang dari sekadar media simulasi menuju <em>immersive learning, virtual laboratory, game-based learning, metaverse learning</em>, dan integrasi <em>Artificial Intelligence</em> (AI). Implementasi teknologi VR dan AR banyak diterapkan pada bidang otomotif, elektronika, manufaktur, konstruksi, kesehatan, dan pemrograman. Selain itu, penggunaan VR dan AR terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotor melalui pengalaman belajar yang lebih interaktif, realistis, dan kontekstual. Meskipun demikian, implementasi teknologi <em>immersive learning</em> masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan infrastruktur, biaya perangkat, kompetensi guru, serta pengembangan konten pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa VR dan AR memiliki potensi besar dalam mendukung transformasi pendidikan vokasi yang lebih adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan industri pada era Revolusi Industri 4.0 dan <em>Society 5.0</em>.</p> 2026-08-21T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 https://jpti.journals.id/index.php/jpti/article/view/1950 Self-Directed Learning sebagai Konstruksi Resiliensi Keluarga pada Komunitas Orang Tua Anak Autisme di Pusat Layanan Psikologi Melati Jember 2026-06-01T20:40:20+07:00 Maulana Rinaldi maulana.rinaldi.2501418@students.um.ac.id Hardika Hardika hardika.fip@um.ac.id Ica Purnamasari ica.purnamasari.fip@um.ac.id Ahmad Ahmad ahmad.fip@um.ac.id Maryam Tsaqifah Muwahhidah maryamtsaqifah@student.ub.ac.id <p>Orang tua anak dengan <em>Autism Spectrum Disorder</em> (ASD) menghadapi berbagai tantangan pengasuhan yang menuntut kemampuan adaptasi dan pembelajaran berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran <em>Self-Directed Learning</em> (SDL) sebagai konstruksi resiliensi keluarga pada orang tua anak ASD dalam konteks pendidikan nonformal dan informal (PNFI). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilaksanakan di Pusat Layanan Psikologi Melati Jember dengan melibatkan empat orang tua anak ASD yang dipilih secara <em>purposive</em> berdasarkan keterlibatan aktif dalam pengasuhan dan proses pembelajaran mandiri. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua mengembangkan pembelajaran mandiri melalui pengalaman langsung, proses reflektif, pemanfaatan sumber informasi digital, serta interaksi dalam komunitas. Proses tersebut diperkuat melalui program parenting dan komunitas orang tua yang berkontribusi terhadap peningkatan pengetahuan, strategi adaptif, dan kapasitas emosional. Temuan penelitian menegaskan bahwa SDL tidak hanya mendukung kompetensi pengasuhan, tetapi juga menjadi mekanisme penting dalam membangun resiliensi keluarga. Temuan ini menunjukkan pentingnya penguatan ekosistem pembelajaran informal dan nonformal yang didukung akses terhadap sumber belajar digital untuk memperkuat kapasitas pengasuhan dan keberlanjutan resiliensi keluarga.</p> 2026-08-26T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 https://jpti.journals.id/index.php/jpti/article/view/2021 Klasifikasi Tipe Berat Badan Obesitas Menggunakan Metode Decision Tree 2026-06-05T16:08:33+07:00 Brian Herlambang brianherlambang.2024@student.uny.ac.id Fatchul Arifin fatchul@uny.ac.id <p>Edukasi masyarakat tentang gejala dan konsekuensi obesitas adalah salah satu dari banyak cara yang dapat dilakukan untuk mencegah obesitas. Menyediakan sistem sederhana yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk melakukan cek secara mandiri mengenai kondisi kesehatannya memungkinkan mereka untuk melanjutkan pemeriksaan ke dokter jika hasilnya menunjukkan gejala penyakit seperti obesitas. Ini adalah metode edukasi. Algoritma pembelajaran mesin terawasi dapat digunakan untuk mewujudkan sistem tersebut, seperti menggunakan algoritma klasifikasi untuk data yang digunakan sebagai basis pelatihan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menerapkan algoritma Decision Tree untuk mengklasifikasikan masalah tipe berat tubuh. Berbeda dengan penelitian terdahulu yang berfokus pada prediksi klinis, kebaruan penelitian ini terletak pada perancangan model yang dioptimalkan khusus untuk instrumen edukasi mandiri masyarakat awam. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah model Decision Tree. Decision Tree adalah sebuah metode klasifikasi dan prediksi yang menggunakan struktur pohon untuk mengambil keputusan. Setiap simpul mewakili keputusan berdasarkan suatu fitur dan cabangnya menggambarkan kemungkinan hasil atau keputusan selanjutnya. Terdapat 6 proses pembangunan model Decision Tree yaitu: <em>(1) Import Data, (2) Cleaning Data, (3) Exploratory Data Analysis, (4) Data Exploration, (5) Modeling &amp; Evaluation, (6) Testing</em>. Hasil perhitungan akurasi dari model Decision Tree yang diterapkan adalah 81.63%, yang menandakan bahwa metode ini dapat diandalkan untuk membantu masyarakat dalam mengidentifikasi status obesitas secara mandiri. Dengan demikian, penggunaan algoritma ini tidak hanya memberikan informasi mengenai klasifikasi berat badan tetapi juga berfungsi sebagai alat edukasi yang penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang risiko kesehatan terkait obesitas.</p> 2026-08-21T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 https://jpti.journals.id/index.php/jpti/article/view/2158 Keterampilan Literasi Sains Siswa Sekolah Dasar: Systematic Literature Review dan Bibliometric Analysis Periode 2016-2025 2026-06-21T21:38:45+07:00 Nur Syahrin Sabilah nursyahrinsabilahh@upi.edu Mela Darmayanti meladarmayanti@upi.edu <p>Keterampilan literasi sains siswa sekolah dasar di Indonesia berada di tingkat rendah, dilihat dari skor PISA 2022 sebesar 383, jauh di bawah rata-rata negara OECD. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis perkembangan penelitian keterampilan literasi sains siswa sekolah dasar di Indonesia periode 2016-2025 untuk mengidentifikasi tren, pola dominan, dan kesenjangan penelitian. Penelitian menggunakan pendekatan <em>Systematic Literature Review </em>(SLR) dan analisis biblometrik menggunkaan VOSviewer. Artikel diperoleh dari dua basis data, yaitu Scopus dan Google Scholar melalui <em>Publish or Perish, </em>diseleksi menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi yang mengahasilkan 48 artikel. Hasil penelitian menunjukkan lima temuan. Tren publikasi meningkat signifikan dalam tiga tahun terakhir dengan puncak pada tahun 2025 ada14 artikel. Aspek konteks mendominasi (39,6%), komptensi (22,9%), pengetahuan (20,8%), dan sikap (10,4%) yang minim dieksplorasi. PBL, PjBL menjadi model yang mendominasi, sementara STEAM, STEM mendominasi pendeketan pembelajaran. Analisis VOSviewer menunjukkan literasi sains dan sekolah dasar sebagai <em>central node</em> dengan koneksi tertinggi, sementara <em>game edukatif, virtual reality</em>, dan media inovatif masih sangat jarang dieksplorasi. Terdapat kesenjangan penelitian minimnya penelitian di kelas rendah, dominasi aspek kognitif yang mengabaikan dimensi sikap, dan ketergantungan pada model PBL dan PjBL, serta sempitnya cakupan topik materi sains yang dikaji. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi peneliti selanjutnya untuk mengeksplorasi model, pendekatan dan media pembelajaran yang lebih beragam, memperluas cakupan subjek ke kelas rendah, serta mengintegrasikan aspek keterampilan literasi sains secara bersamaan. Hasil ini menegaskan urgensi pembelajaran literasi sains yang kontekstual, merata, dan selaras dengan Kurikulum Merdeka sebagai langkah nyata untuk peningkatan kompetensi sains siswa Indonesia di tingkat global.</p> 2026-08-21T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 https://jpti.journals.id/index.php/jpti/article/view/2186 Klasifikasi Tingkat Kepuasan Pengguna Sistem E-Arsip Menggunakan Naïve Bayes Berdasarkan E-S-Qual 2026-06-21T19:05:25+07:00 Liranti Rahmelina liranti@itsnulampung.ac.id Nadella Lesmana nadella@itsnulampung.ac.id Dewi Puspitasari vyona.dewi2017@gmail.com Fadil Firdian fadilfirdian@fkip.unila.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan mengklasifikasikan tingkat kepuasan pengguna terhadap sistem E-Arsip berbasis web di Kecamatan Luhak Nan Duo berdasarkan dimensi E-S-Qual, yaitu efficiency, system availability, fulfillment, dan privacy. Permasalahan yang diangkat adalah belum adanya evaluasi berbasis data terhadap kualitas layanan sistem sehingga menyebabkan variasi kepuasan pengguna.Selain itu, evaluasi sistem E-Arsip yang selama ini dilakukan masih bersifat deskriptif dan belum memanfaatkan pendekatan klasifikasi yang mampu mengidentifikasi pola kepuasan pengguna secara objektif berdasarkan dimensi kualitas layanan elektronik. Oleh karena itu, penelitian ini mengintegrasikan model E-S-Qual dengan algoritma Naïve Bayes untuk menghasilkan evaluasi yang lebih terukur dan akurat. Metode yang digunakan adalah algoritma Naïve Bayes dengan data dari 100 responden melalui kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa efficiency (4,12) dan system availability (4,05) menjadi faktor dominan dibandingkan fulfillment (3,88) dan privacy (3,95). Model klasifikasi dengan pembagian data 80:20 menghasilkan akurasi 87,00%, precision 84,00%, dan recall 86,00%. Pengujian tambahan dengan variasi pembagian data dan k-fold cross validation menunjukkan performa stabil dengan akurasi 85,50%–88,20%. Hasil ini membuktikan bahwa Naïve Bayes efektif dan reliabel dalam klasifikasi kepuasan pengguna serta mendukung evaluasi kualitas sistem E-Arsip berbasis data.</p> 2026-08-21T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 https://jpti.journals.id/index.php/jpti/article/view/2198 Kebijakan Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru di SD Negeri Klagaran 2026-06-21T21:17:20+07:00 Firly Nazilah Putri firlynazilah19@gmail.com Malikha Kumala Nabila malikha.kumala@gmail.com Sabarudin Sabarudin sabarudin@uin-suka.ac.id <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru sebagai upaya mewujudkan mutu pendidikan yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan bentuk-bentuk kebijakan kepemimpinan kepala sekolah di SD Negeri Klagaran, (2) menganalisis implementasi kebijakan tersebut dalam meningkatkan kinerja guru, dan (3) mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan kebijakan kepemimpinan kepala sekolah di SD Negeri Klagaran, Sanden, Bantul. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap kepala sekolah, empat orang guru, dan pengurus komite sekolah yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, serta keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat empat bentuk kebijakan kepemimpinan kepala sekolah yang diterapkan, meliputi supervisi akademik terstruktur, pengembangan profesionalisme guru, penyediaan fasilitas pembelajaran, dan penciptaan budaya kerja kondusif; (2) implementasi keempat kebijakan tersebut terbukti meningkatkan kompetensi pedagogik, motivasi kerja, dan kualitas pembelajaran guru; serta (3) faktor pendukung meliputi komitmen kepala sekolah, dukungan komite sekolah, dan budaya kerja kooperatif, sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan anggaran, beban administratif guru, dan keterbatasan akses teknologi. Temuan ini mengindikasikan bahwa kepemimpinan kepala sekolah yang efektif merupakan faktor penentu utama dalam peningkatan kinerja guru yang pada akhirnya berdampak pada kualitas hasil belajar peserta didik. Secara praktis, temuan ini memberikan model kebijakan kepemimpinan yang dapat diadopsi dan diadaptasi oleh sekolah dasar lain di wilayah pedesaan sebagai referensi strategis dalam merancang kebijakan peningkatan kinerja guru yang kontekstual, adaptif, dan berkelanjutan.</p> 2026-08-21T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026