- ANALISIS STIGMA MALPRAKTIK PEDAGOGIS DAN KRISIS REGENERASI PENDIDIK (STUDI KASUS MULTISITUS SMAN 1 TELUKJAMBE DAN SMAN 2 KARAWANG)

-

Penulis

  • Nilam Cahya Ramadhani Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia
  • Salahuddin Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesai
  • Inas Nabilah Shafa Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia
  • Rido Wirasatriadzi Setiawan Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia
  • Ajeng Salsabilla Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52436/1.jpti.1876

Kata Kunci:

generasi muda, krisis pedadogies, stigma, teknologi

Abstrak

Penelitian ini menganalisis dampak stigma media sosial terkait malpraktik pedagogis terhadap krisis regenerasi pendidik di Kabupaten Karawang. Kajian berfokus pada pelabelan "oknum" yang memicu kekhawatiran kriminalisasi, mengganggu pendidikan karakter, dan menurunkan minat terhadap profesi guru. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dan wawancara lintas sektor, studi ini menemukan bahwa stigma negatif dan rendahnya kesejahteraan dibanding sektor industri memicu perilaku defensive teaching (guru bersikap apatis demi keamanan) serta menurunkan pendaftar program studi keguruan. Penelitian ini merekomendasikan jaminan perlindungan hukum dan rekonstruksi kebijakan untuk menjaga keberlanjutan profesi guru.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

Salahuddin, Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesai

Dosen Pembina Mata Kuliah Profesi Pendidik

Inas Nabilah Shafa, Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia

Mahasiswa aktif prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Rido Wirasatriadzi Setiawan, Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia

Seorang mahasiswa aktif prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Ajeng Salsabilla, Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia

Mahasiswa aktif prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Referensi

D. Darmansyah, “Strategi Menghilangkan Stigma Negatif terhadap Profesi Guru di Era Digital,” Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, vol. 9, no. 2, 2024, doi: 10.51169/ideguru.v9i2.992.

A. Wibowo, “Transformasi Peran Guru dalam Menghadapi Tantangan Abad 21,” Jurnal PGSD UNARS, vol. 5, no. 1, 2021.

Z. Zulfikar, “Persepsi Guru Terhadap Beban Kerja dan Kesejahteraan,” Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, vol. 8, no. 2, 2023.

A. Fauzi, “Problematika Kesejahteraan Guru Honorer dan Kualitas Pendidikan,” Jurnal Kebijakan Pendidikan, vol. 11, no. 2, 2022.

A. W. Kusuma, “Faktor-faktor yang Mempengaruhi Minat Berprofesi Menjadi Guru bagi Mahasiswa FKIP,” Cendekia: Jurnal Pendidikan Pengajaran, vol. 9, no. 1, 2021.

U. Flick, An Introduction to Qualitative Research, 7th ed. Los Angeles, CA, USA: SAGE, 2023.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), “Laporan Akhir Tahun KPAI 2023,” 2023.

Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), “Catatan Akhir Tahun FSGI Bidang Pendidikan 2023,” 2023.

H. Listiani, personal interview, Karawang, Indonesia, 2026.

W. Afrilianti, personal interview, Karawang, Indonesia, 2026.

D. Hardiawati, personal interview, Karawang, Indonesia, 2026.

N. A. Aulia, personal interview, Karawang, Indonesia, 2026.

Prawijati, personal interview, Karawang, Indonesia, 2026.

Y. A. Marlina, Y. T. Herlambang, and T. Muhtar, “Urgensi pendidikan karakter berbasis pedagogik profetik: Sebuah pendekatan dalam menanggulangi krisis moral siswa,” Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, vol. 10, no. 1, 2025, doi: 10.51169/ideguru.v10i1.1424.

S. S. Tifani and E. Wahjudi, “Pengaruh Persepsi Profesi Guru, Efikasi Diri, Lingkungan Keluarga, Dan Teman Sebaya Terhadap Minat Menjadi Guru Mahasiswa Prodi Pendidikan Akuntansi UNESA,” Jurnal Pendidikan Akuntansi (JPAK), vol. 10, no. 3, 2022. https://doi.org/10.26740/jpak.v10n3.p205-216

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-09-11

Cara Mengutip

Ramadhani, N. C., Salahuddin, S., Shafa, I. N., Setiawan, R. W., & Salsabilla, A. (2026). - ANALISIS STIGMA MALPRAKTIK PEDAGOGIS DAN KRISIS REGENERASI PENDIDIK (STUDI KASUS MULTISITUS SMAN 1 TELUKJAMBE DAN SMAN 2 KARAWANG): -. Jurnal Pendidikan Dan Teknologi Indonesia, 6(8), 1859-1867. https://doi.org/10.52436/1.jpti.1876